Mie Ayam Lambok hingga Bingko, Sajian Kuliner Ramaikan UMKM Kedai Juadah Malam
- 27 Jun 2026 07:02 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis – Beragam kuliner khas dan jajanan lokal turut memeriahkan kegiatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kedai Juadah Malam, Kesenian, dan Bazar Malam yang digelar di Lapangan Tugu Bengkalis dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bengkalis ke-514.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis tersebut berlangsung mulai Jumat hingga Selasa, 26–30 Juni 2026, dengan menghadirkan berbagai produk kuliner serta kreativitas pelaku UMKM lokal dan kesenian hiburan rakyat.
Sejak Jumat sore 26 Juni 2026 para pelaku UMKM mulai membuka lapak dan memasarkan berbagai menu makanan serta minuman kepada masyarakat yang berkunjung.
Salah satu pelaku UMKM, Owner Olaa, menghadirkan menu andalannya yakni mie ayam lambok. Ia mengatakan, setiap ada kegiatan seperti Car Free Night, dirinya kerap ikut berjualan untuk memperkenalkan kuliner tersebut kepada masyarakat.
“Mie ayam lambok ini sudah saya jual sejak tahun 2022. Resep awalnya dari saudara saya yang ada di Bangkinang, kemudian saya modifikasi dengan tambahan bahan lain hingga memiliki cita rasa khas sendiri,” ujarnya.
Olaa menyebut, pada kegiatan kali ini dirinya tidak langsung membawa banyak porsi karena ingin melihat antusias masyarakat terlebih dahulu. Namun, jika kondisi ramai, biasanya ia mampu menyiapkan 400 hingga 500 porsi mie ayam lambok dan selalu habis terjual.
“Satu porsi mie ayam lambok dijual dengan harga Rp20 ribu., nama lambok berasal dari bahasa Minang yang berarti lembab. Istilah tersebut dipilih karena dirinya merupakan bagian dari suku Minang," Ucap Olla.
Olla juga mengatakan, saat ini mie ayam lambok sudah tersedia di Kedai Kopi Hitam yang beralamat di Jalan Antara Bengkalis. Ia berharap kuliner tersebut semakin dikenal dan diminati masyarakat.
“Harapan saya mie ayam lambok semakin dikenal dan digemari masyarakat Bengkalis, sehingga bisa terus berkembang ke depannya,” ujar Olla.
Sementara itu, pelaku UMKM lainnya, Herlina, turut menjajakan berbagai makanan seperti bingko jagung, bingko pandan, bakso bilis, dan nasi lemak. Ia mengatakan, sebagian besar menu yang dijual merupakan hasil kreasi dan resep olahannya sendiri. Harga jual sangat erjangkau berkisar Rp.10 Ribu hingga Rp.13 Ribu.
“Ada beberapa varian bingko lain yang biasa dibuat. Hari ini hanya bingko jagung dan bingko pandan, biasanya ada varian lainya yaitu bingko nanas, kacang hijau, dan ketan hitam,” katanya.

Herlina mengaku, ketertarikannya berjualan sejak delapan tahun yang lalu, berawal dari usaha bakso bilis yang sudah digelutinya. Menurutnya, kegiatan UMKM seperti ini sangat membantu menambah penghasilan keluarga.
“Harapannya, ke depan usaha dari dapur rumah ini dapat terus berkembang. Sebagai ibu rumah tangga, kita harus mampu mencari peluang dan berinovasi untuk membantu menambah penghasilan keluarga, terutama di tengah kondisi ekonomi yang saat ini cukup menantang dan efesiensi,” ujar Herlina.
Melalui kegiatan Kedai Juadah Malam ini, para pelaku UMKM berharap produk kuliner lokal Bengkalis semakin dikenal luas serta mampu membuka peluang usaha bagi masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....