PHR Sulap Alun-Alun Tanjung Sawit Jadi Sentra UMKM Modern

  • 08 Mei 2026 21:12 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Wajah Alun-Alun Desa Tanjung Sawit, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, kini berubah drastis. Kawasan yang sebelumnya dipenuhi lapak sederhana berupa gerobak kayu dan tenda seadanya, kini tampil lebih tertata rapi dan modern sebagai pusat kuliner serta ekonomi kreatif masyarakat desa.

Transformasi tersebut menjadi simbol kebangkitan ekonomi warga pasca hadirnya program pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dari PT Pertamina Hulu Rokan (PHR).

Ketua Kelompok UMKM Alun-Alun Tanjung Sawit, Pariana (50), mengungkapkan bahwa sebelum dilakukan penataan, para pelaku usaha menghadapi berbagai kendala, terutama saat musim hujan.

“Sebelumnya para pelaku UMKM di Alun-Alun Tanjung Sawit sering menghadapi kendala klasik. Ketika hujan turun, jumlah pengunjung langsung merosot karena area berjualan kurang nyaman,” ujar Pariana, Jum'at, 8 Mei 2026.

Menurutnya, kondisi lapak yang belum memadai membuat potensi ekonomi kawasan yang memiliki fasilitas jogging track dan taman bermain tersebut belum tergarap secara maksimal.

Perubahan mulai terasa ketika PHR memberikan dukungan berupa 15 booth UMKM yang lebih layak, lengkap dengan program penguatan kapasitas bagi anggota kelompok usaha.

Namun demikian, Pariana menilai bantuan fisik hanyalah langkah awal. Tantangan terbesar justru datang dari proses perubahan pola pikir para pedagang yang sudah terbiasa dengan cara lama.

“Awalnya tidak mudah mengubah kebiasaan anggota. Standar kebersihan dan higienitas sempat dianggap merepotkan oleh sebagian pedagang,” katanya.

Melalui pendekatan persuasif dan pelatihan higienitas serta sanitasi makanan yang diberikan PHR, para pedagang perlahan mulai beradaptasi. Mereka juga didorong untuk melakukan inovasi produk agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.

“Dulu kami jualan seadanya saja, kalau hujan pembeli hampir tidak ada. Tapi sekarang tempatnya sudah lebih rapi dan nyaman. Kami jadi lebih semangat dan lebih percaya diri menjalankan usaha,” tambah Pariana.

Hasil dari program tersebut kini mulai dirasakan nyata oleh masyarakat. Pendapatan rata-rata pelaku UMKM meningkat signifikan hingga mencapai Rp4 juta sampai Rp5 juta per bulan. Bahkan, aktivitas ekonomi tetap berjalan stabil meski cuaca kurang bersahabat.

Manager Community Involvement and Development (CID) PHR, Iwan Ridwan Faizal, mengatakan transformasi Alun-Alun Tanjung Sawit membuktikan bahwa kolaborasi antara perusahaan, masyarakat, dan pemerintah desa mampu menciptakan kemandirian ekonomi berkelanjutan.

“Transformasi Alun-Alun Tanjung Sawit menjadi bukti bahwa dukungan yang terarah, serta diiringi semangat perubahan dari warga setempat, mampu menciptakan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Iwan.

Sinergi antara masyarakat, Pemerintah Desa, dan PHR pun membawa dampak lebih luas terhadap tata kelola desa. Berkat keberhasilan pengembangan sektor ekonomi dan UMKM, Desa Tanjung Sawit berhasil dinobatkan sebagai Desa Terbaik Provinsi Riau Tahun 2025.

Penghargaan tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan Gubernur Riau Nomor: Kpts 597/V/2025.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....