Semangat Pelaku UMKM Bengkalis Manfaatkan Momentum Ramadan Tahun 2026
- 02 Mar 2026 11:00 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Semangat pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM di Bengkalis terus tumbuh memanfaatkan momentum bulan Ramadan. Kreativitas dan ketekunan menjadi kunci dalam menangkap peluang usaha, mulai dari kuliner hingga pembuatan hampers.
Dalam dialog Negeri Junjungan Menyapa bersama Pro 1 Radio Republik Indonesia Bengkalis, Selasa 2 Maret 2026, dua pelaku UMKM berbagi kisah perjuangan mereka mengembangkan usaha dari rumah hingga mampu menjangkau lebih banyak konsumen.
Pelaku UMKM seorang ibu Rumah Tangga Nurafiah sapaan akrabnya Vhia Andin, membagikan kisahnya menjalankan usaha kuliner, Ia mengaku usaha tersebut berawal dari kepandaiannya memasak 2017 yang diwarisi dari orang tuanya yang juga berjualan masakan.
Andin mengatakan, usaha rumahan yang ditekuninya menjual berbagai menu masakan seperti lauk pauk, sayuran, kue, dan minuman dengan harga terjangkau.
“Saya jual lauk pauk mulai dari Rp10 ribu sampai Rp20 ribu per porsi. Selain itu juga ada kue dan minuman untuk berbuka serta menjual kue kering jelang lebaran, dan jelang lebaran juga ada yang memesan rendang,” ujarnya.
Menurut Andin, selain menjual secara langsung, dirinya juga menerima pesanan dari konsumen untuk berbagai kebutuhan, termasuk acara keluarga dan berbuka puasa bersama. Ia menyebut momentum Ramadan menjadi peluang yang cukup menjanjikan bagi pelaku usaha kuliner.
“ Untuk pemasaran saya sering mengunakan media sosial seperti whatshap, instagram, respon konsumen sangat baik, untuk memasak saya dibantu oleh dua orang teman saya jika pesananya banyak, tapi untuk harian saya memasaknya sendiri,” ungkap Andin.
Sementara itu, Arum Chahyani seorang ASN dan juga perajin hempers menuturkan ide usahanya muncul pada tahun 2025 menjelang perayaan Natal. Awalnya, ia hanya membuat hampers dalam jumlah terbatas untuk ditawarkan kepada kerabat dan teman.
“Pertama kali buat itu cuma sedikit, coba-coba saja jelang Natal 2025. Ternyata responsnya bagus, akhirnya saya lanjutkan sampai sekarang,” kata Arumi.
Arumi mengungkapkan, dalam menjalankan usahanya ia dibantu dua rekannya. Mereka bersama-sama menyiapkan dan merangkai hampers yang dijual dengan harga mulai dari Rp75 ribu hingga Rp1 juta, tergantung isi dan permintaan pelanggan.
Pelaku UMKM Andin maupun Arumi sepakat, kunci menjalankan usaha adalah ketulusan dan niat yang baik. Keduanya juga mengajak pelaku UMKM untuk tidak malu memasarkan produk melalui media sosial, tidak takut gagal, serta berani mencoba dan terus berinovasi dalam mengembangkan usaha.