Saipul Bertahan dengan Jualan Cendol di Usia Senja

  • 26 Nov 2025 15:15 WIB
  •  Bengkalis

KBRN, Bengkalis : Saipul, seorang kepala keluarga berusia 64 tahun, tetap tegar menjalani usaha berjualan cendol di Jalan Gatot Subroto sejak tahun 2016. Setiap hari, lapak sederhananya mulai buka pada pukul 11.00 dan tutup sekitar pukul 17.00.

Di usia yang tidak lagi muda, Saipul mengandalkan usaha ini sebagai sumber mata pencaharian utama untuk menghidupi keluarga.

Dalam penuturannya, Saipul mengaku memilih berjualan cendol karena tidak memiliki pekerjaan lain. Ia bercerita, sebelumnya pernah bekerja sebagai sopir atau operator selama kurang lebih 20 hingga 30 tahun. Namun seiring bertambahnya usia, penglihatan yang tidak lagi maksimal membuatnya sulit melanjutkan pekerjaan lama. Kondisi itulah yang mendorong Saipul memulai usaha kecil di pinggir jalan.

Dengan modal awal sekitar tiga juta rupiah, Saipul mulai merintis dagangannya. "Satu porsi cendol dijual seharga enam ribu rupiah. Selain cendol, ada juga es doger dan cincau dengan harga yang sama" ungkap Saipul, Rabu (26/11/2025).

Setiap hari, ia mampu meraih keuntungan sekitar 250 hingga 300 ribu rupiah.

Keuntungan yang diperoleh Saipul tidak sepenuhnya dibawa pulang. Sebagiannya digunakan kembali untuk membeli kebutuhan bahan baku di hari berikutnya. Sementara sisanya, ia peruntukkan bagi kebutuhan rumah tangga. Dengan cara itu, Saipul berusaha menjaga agar usahanya tetap berjalan konsisten dari hari ke hari.

Meski begitu, tantangan selalu ada. Saipul menyebut, kondisi cuaca menjadi kendala utama. Saat hujan atau cuaca kurang baik, pendapatan turun drastis. Selain itu, bahan yang digunakan untuk membuat minuman tidak bisa disimpan hingga keesokan hari, karena rasa sudah berubah.

Kondisi ini menuntut Saipul untuk terus bekerja keras demi menjaga cita rasa dan kepercayaan pelanggan.

Rekomendasi Berita