PKL Lapangan Tugu Bengkalis Bentuk Komunitas

  • 25 Nov 2025 00:50 WIB
  •  Bengkalis

KBRN, Bengkalis: Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sekitar Lapangan Tugu Bengkalis mulai merencanakan pembentukan komunitas atau paguyuban. Harapannya, wadah ini dapat meningkatkan kesejahteraan para anggota serta memperkuat hubungan dengan pemerintah daerah. Rencana tersebut disampaikan sejumlah perwakilan PKL saat melakukan audiensi dengan Wakil Bupati Bengkalis, Bagus Santoso, Senin (24/11/2025).

Wakil Bupati Bengkalis, Bagus Santoso, mengapresiasi inisiatif para pedagang. Ia menegaskan bahwa PKL memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi lokal.

Usai pertemuan Wabup dan masyarakat PKL berfoto bersama Senin 24 Nopember 2025.(Foto Rep RRI TSM)

“Pedagang kaki lima adalah yang menjaga pertumbuhan ekonomi kita, khususnya ekonomi keluarga di Pulau Bengkalis. Banyak masyarakat hidup dari usaha kecil menengah, baik berdagang di sekitar Air Mancur, Lapangan Tugu, Pasir, maupun Sungai Bengkel. Mereka berharap diberikan payung dan layanan pemerintah,” ujar Bagus Santoso.

Ia juga menekankan pentingnya perlindungan bagi PKL agar tidak menjadi objek penertiban yang semena-mena.

“Jangan sampai terjadi, mereka sudah masak dan mempersiapkan segala kebutuhan berjualan tapi kemudian ditertibkan. Ini tidak perlu terjadi lagi,” tambahnya. Pemerintah daerah, lanjutnya, akan berkoordinasi dengan OPD teknis untuk memastikan penataan PKL berjalan lebih manusiawi dan terarah.

Sementara itu, Firdaus, perwakilan PKL Lapangan Tugu yang akrab disapa Aus mengungkapkan bahwa jumlah pedagang di kawasan tersebut mencapai sekitar 80 orang, mulai dari kuliner, jajanan pasar, hingga permainan anak-anak.

“Kami PKL di Lapangan Tugu saat ini belum memiliki komunitas, sementara PKL di tempat lain sudah terbentuk. Karena itu kami berencana membuat organisasi dan meminta saran dari Bapak Wakil Bupati. Kami berharap Pak Bagus Santoso bersedia membina organisasi ini,” kata Aus, pedagang pircok.

Menurutnya, kehadiran komunitas akan membantu PKL memperoleh pengakuan dari pemerintah daerah, memperkuat solidaritas, serta memberikan perlindungan terhadap kepentingan bersama. Selain itu, organisasi ini diharapkan dapat mempermudah koordinasi dalam menjaga ketertiban, kebersihan, dan keamanan area berjualan.

Rekomendasi Berita