Leader Syariah Didorong Tetap Tangguh Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global
- 29 Mei 2026 19:51 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Di tengah dinamika ekonomi global yang tidak menentu, para pelaku bisnis syariah dan leader komunitas umrah dan haji diingatkan untuk tetap tangguh dan tidak mudah menyerah menghadapi berbagai tantangan.
Kondisi seperti kenaikan nilai dolar, fluktuasi harga, hingga dampak ketegangan geopolitik di sejumlah negara disebut turut memengaruhi sektor perjalanan ibadah. Namun demikian, hal tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti bergerak dan berjuang dalam menjalankan amanah dakwah dan bisnis berbasis syariah.
Hal itu disampaikan dalam webinar bertajuk “Leading With Purpose: Dari Pengorbanan Menuju Kebermanfaatan” pada acara I Call Milyarder (ICM) yang melibatkan Arminareka, Armina Daily, serta grup bisnis syariah Andyn.
Narasumber Nabila Fitri dalam kesempatan tersebut menegaskan seorang leader sejati tidak hanya melihat kondisi pasar secara sempit, tetapi juga harus memiliki tujuan yang lebih besar dalam setiap langkah perjuangan.
Menurutnya, ketika seseorang hanya berfokus pada kondisi ekonomi, maka yang muncul adalah rasa takut dan keraguan. Namun jika aktivitas yang dijalankan diniatkan sebagai ibadah dan jalan menuju Baitullah, maka akan lahir kekuatan untuk tetap melangkah meski dalam keadaan sulit.
“Kalau kita hanya melihat ekonomi, kita bisa lelah dan takut. Tapi kalau kita melihat ini sebagai jalan ibadah dan jalan menuju Baitullah, maka kita akan tetap bergerak meski keadaan sulit,” ujarnya Jumat 29 Mei 2026.
Ia juga mengaitkan ketangguhan seorang leader dengan semangat pengorbanan dalam Idul Adha. Kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS menjadi pengingat bahwa pengorbanan merupakan bagian dari perjalanan menuju keberkahan yang lebih besar.
Lebih lanjut, Nabila menegaskan bahwa bisnis berbasis syariah, khususnya di sektor umrah dan haji, bukan sekadar aktivitas ekonomi, melainkan juga bagian dari dakwah untuk mengantarkan umat menuju Tanah Suci.
“Leader sejati itu bukan yang paling ramai saat kondisi bagus, tapi yang tetap berdiri saat keadaan sulit,” tuturnya.
Webinar tersebut diikuti oleh para leader, penyiar Baitullah, dan pebisnis syariah dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat mental, spiritual, serta daya tahan para pelaku usaha dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang terus berubah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....