Perak Dinilai Jadi Alternatif Investasi Logam Mulia

  • 15 Mei 2026 05:37 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis : Di tengah harga emas yang terus mengalami kenaikan, investasi perak mulai dilirik masyarakat sebagai alternatif logam mulia yang lebih terjangkau. Selain memiliki harga lebih rendah dibanding emas, perak juga dinilai memiliki potensi nilai jangka panjang.

Perak investasi kini tersedia dalam berbagai bentuk seperti batangan maupun koin koleksi. Produk tersebut dapat diperoleh melalui kanal resmi dengan memperhatikan kadar kemurnian dan sertifikat keaslian produk.

Dilansir dari Logam Mulia ANTAM, harga perak dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren peningkatan. Pada 2015 harga perak berada di kisaran Rp8.500 per gram dan meningkat menjadi sekitar Rp30 ribu per gram pada 2025.

Selain digunakan sebagai aset investasi, perak juga memiliki permintaan tinggi di sektor industri, seperti elektronik dan panel surya. Tingginya kebutuhan industri dinilai menjadi salah satu faktor yang mendukung prospek harga perak dalam jangka panjang.

Perak juga mulai diminati investor pemula karena modal yang dibutuhkan relatif lebih kecil dibanding investasi emas. Dengan harga yang lebih terjangkau, masyarakat dinilai dapat membeli perak secara bertahap sesuai kemampuan finansial.

Meski demikian, masyarakat tetap diimbau memahami risiko investasi logam mulia, termasuk fluktuasi harga dan selisih harga beli dengan harga jual kembali atau spread yang relatif lebih besar dibanding emas. Tren investasi logam mulia saat ini tidak hanya terfokus pada emas, namun mulai berkembang ke instrumen lain seperti perak yang dianggap lebih mudah dijangkau oleh berbagai kalangan masyarakat.

Dengan memahami potensi dan risiko investasi, perak dinilai dapat menjadi salah satu pilihan diversifikasi aset di tengah kondisi ekonomi yang dinamis.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....