Edukasi Investasi Emas, BSI Ajak Masyarakat Kelola Keuangan Bijak sejak Dini

  • 31 Jul 2026 21:09 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi mendorong pentingnya edukasi mengenai pengelolaan keuangan yang aman, terencana, dan sesuai kebutuhan. Salah satu instrumen yang banyak dikenal masyarakat adalah investasi emas melalui skema cicilan.

Melalui layanan tersebut, masyarakat diharapkan dapat menyusun rencana keuangan jangka panjang, seperti mempersiapkan biaya ibadah, pendidikan, hingga kepemilikan aset, dengan tetap memahami manfaat dan risikonya sebelum mengambil keputusan.

Pimpinan Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Bengkalis, Natalyno Premana, mengatakan edukasi literasi keuangan menjadi bagian penting agar masyarakat tidak hanya tertarik berinvestasi karena tren, tetapi juga memahami tujuan dan kemampuan finansial masing-masing. Menurutnya, investasi yang sehat dimulai dari perencanaan yang matang dan disiplin dalam mengelola pengeluaran.

"Masyarakat perlu memahami bahwa investasi emas merupakan salah satu pilihan untuk tujuan keuangan jangka menengah maupun panjang. Yang terpenting adalah menyesuaikan dengan kemampuan finansial, memahami mekanismenya, serta memiliki tujuan investasi yang jelas. Edukasi seperti ini diharapkan dapat meningkatkan literasi keuangan masyarakat," ujar Natalyno Premana, Jumat 31 Juli 2026.

Ia menambahkan, emas selama ini dikenal sebagai salah satu instrumen yang memiliki nilai relatif stabil dalam jangka panjang. Namun demikian, masyarakat tetap perlu memahami bahwa setiap bentuk investasi memiliki karakteristik tersendiri sehingga keputusan berinvestasi harus didasarkan pada kebutuhan, kemampuan, dan pemahaman yang memadai, bukan sekadar mengikuti tren.

Sementara itu, seorang nasabah BSI di Bengkalis, Fatimah, mengaku mulai tertarik menabung dan berinvestasi emas sebagai bagian dari perencanaan masa depan. Menurutnya, memiliki target keuangan membuat dirinya lebih disiplin dalam menyisihkan sebagian pendapatan setiap bulan.

"Saya ingin memiliki tabungan dan investasi yang dapat membantu mewujudkan rencana jangka panjang, seperti biaya pendidikan anak dan ibadah. Yang terpenting bagi saya adalah memahami cara kerjanya terlebih dahulu, sehingga bisa berinvestasi dengan lebih tenang dan sesuai kemampuan," katanya.

Melalui berbagai kegiatan literasi keuangan, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya membangun kebiasaan menabung, berinvestasi secara bijak, serta memilih instrumen keuangan yang legal dan sesuai kebutuhan. Dengan meningkatnya pemahaman tersebut, masyarakat dapat mengambil keputusan finansial yang lebih terencana guna mendukung kesejahteraan di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....