Sedekah Terbaik adalah yang Paling Bermanfaat
- 29 Jun 2026 22:18 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis – Sedekah yang terbaik bukanlah yang paling besar nominalnya, melainkan yang paling besar manfaatnya bagi diri sendiri maupun orang lain. Pesan tersebut menjadi inti materi webinar bertajuk "Sedekah yang Menghasilkan" yang diikuti Pensyiar Baitullah Arminareka dan pebisnis syariah Armina Daily melalui Telegram Andyn Akademi, Jumat 26 Juni 2026.
Narasumber, Nabila Fitri, mengatakan masih banyak masyarakat yang memaknai sedekah sebatas memberikan uang kepada orang lain. Padahal, menurutnya, Islam mengajarkan bahwa sedekah memiliki makna yang jauh lebih luas dan dapat menghadirkan berbagai bentuk keberkahan dalam kehidupan.
"Ketika mendengar kata sedekah, banyak orang langsung berpikir tentang uang. Padahal sedekah juga bisa menghasilkan ketenangan, kesehatan, kemudahan rezeki, anak yang saleh, jaringan pertemanan, bahkan menjadi jalan seseorang menuju Baitullah," ujar Nabila.
Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa setiap sedekah bernilai pahala. Namun, agar manfaatnya lebih besar, sedekah perlu dilakukan dengan niat yang ikhlas, tepat sasaran, tepat waktu, dan sesuai kebutuhan penerima. Menurutnya, ukuran keberhasilan sedekah tidak hanya dilihat dari jumlah yang diberikan, tetapi juga dari dampak yang dirasakan.
Nabila juga mengingatkan bahwa sedekah pertama yang perlu diberikan adalah kepada diri sendiri, seperti menambah ilmu, menjaga kesehatan, dan memperkuat hubungan dengan Allah melalui ibadah. Dengan bekal tersebut, seseorang akan lebih mampu memberikan manfaat kepada orang lain.
Selain itu, ia menekankan pentingnya mendahulukan keluarga dalam berbuat kebaikan. Memberikan nafkah yang layak, meluangkan waktu untuk pasangan dan anak, serta berbakti kepada orang tua merupakan bentuk sedekah yang memiliki nilai besar dalam ajaran Islam.
Sebagai Pensyiar Baitullah Arminareka, lanjut Nabila, peserta juga memiliki kesempatan bersedekah melalui aktivitas mengajak masyarakat beribadah ke Tanah Suci. Menurutnya, menjadi jalan bagi seseorang untuk memenuhi panggilan Allah merupakan amal yang pahalanya terus mengalir.
"Kita mungkin tidak mampu membiayai seseorang berangkat umrah. Tetapi ketika kita menjadi sebab seseorang bisa menjadi tamu Allah, itu adalah sedekah yang sangat besar. Menjadi penyebab hadirnya kebaikan merupakan amal yang luar biasa," katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa profesi Tour Leader Umrah tidak hanya sebatas mendampingi perjalanan jamaah. Kesabaran, pelayanan, ilmu, perhatian, hingga senyuman yang diberikan kepada jamaah merupakan bentuk sedekah yang tidak selalu dinilai dengan materi, tetapi memiliki manfaat besar bagi orang lain.
Diskusi webinar berlangsung interaktif. Peserta asal Padang, Denti Welni, menanyakan cara menjawab anggapan sebagian masyarakat yang lebih memilih mengalokasikan biaya umrah untuk bersedekah. Menanggapi hal tersebut, Nabila menjelaskan bahwa sedekah dan umrah merupakan dua ibadah yang tidak perlu dipertentangkan karena keduanya memiliki keutamaan masing-masing sesuai tuntunan Islam.
Sementara itu, peserta asal Bengkalis, Eny Gustinawati, menyampaikan pandangan bahwa sedekah juga dapat menjadi sarana menginspirasi orang lain. Menurutnya, memberikan perhatian atau hadiah kepada orang yang berkecukupan dapat memotivasi mereka untuk semakin banyak berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.
Melalui webinar tersebut, para Pensyiar Baitullah Arminareka dan pebisnis syariah Armina Daily diajak menjadikan setiap aktivitas dakwah, pelayanan kepada jamaah, maupun pengembangan bisnis yang memberi manfaat sebagai bagian dari sedekah yang menghasilkan. Sebab, pada akhirnya, sedekah terbaik bukanlah yang paling besar nilainya, melainkan yang paling luas manfaatnya bagi sesama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....