Sambil Kuliah, Mahasiswa Polbeng Muhammad Nabil Tekuni Bisnis Parfum Baba

  • 30 Mei 2026 11:21 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis – Memanfaatkan waktu luang di sela-sela jadwal perkuliahan dan hari libur, Muhammad Nabil Luluan, mahasiswa semester II Jurusan Administrasi Niaga, Prodi Bisnis Digital di Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng), memilih menjalankan usaha penjualan parfum merek Baba.

Mahasiswa yang berasal dari Kabupaten Kampar Provinsi Riau ini menjalankan usaha tersebut bersama tiga orang temannya yang juga merupakan mahasiswa Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Bengkalis. Dua di antaranya merupakan mahasiswa semester enam, sedangkan satu orang lainnya merupakan mahasiswa semester empat. Mereka memperoleh produk dari distributor yang berada di Pekanbaru dan memasarkan parfum ke berbagai tempat, seperti kafe dan swalayan.

Ketika di jumpai pada kamis malam , 28 Mei 2026 disalah satu cafe di Bengkalis, menurut Nabil, usaha tersebut dijalankan dengan modal pribadi yang relatif kecil.

“Modal yang kami gunakan berasal dari uang pribadi masing-masing, jumlahnya di bawah Rp1 juta,” ujarnya.

Dalam menjalankan usaha, Nabil mengaku tidak selalu mendapatkan hasil sesuai harapan. Tidak jarang produk yang ditawarkan tidak langsung diminati oleh masyarakat.

“Kalau parfum tidak dibeli masyarakat, itu sudah biasa. Kami tetap mencoba menawarkan ke tempat-tempat lain,” katanya.

Harga parfum telah ditetapkan oleh distributor, untuk satu botol parfum, harga jual standar sebesar Rp75.000, sedangkan produk yang menjadi top seller dijual dengan harga Rp150.000 per botol.

Untuk memperluas pemasaran, Nabil dan rekan-rekannya aktif berjualan pada siang maupun malam hari. Mereka sering mendatangi berbagai cafe untuk menawarkan produk secara langsung kepada calon pelanggan.

Hingga saat ini, Nabil mengaku telah berhasil menjual sekitar 30 botol parfum. Capaian tersebut menjadi pengalaman berharga baginya dalam belajar berwirausaha sejak masih berstatus mahasiswa.

Ke depan, Nabil berharap usaha yang dijalaninya dapat terus berkembang sehingga mampu memberikan penghasilan yang lebih besar.

“Saya ingin memiliki modal yang lebih besar dan penghasilan yang lebih banyak sehingga usaha ini bisa terus berkembang,” tuturnya.

Melalui usaha parfum yang dijalankannya, Nabil tidak hanya mengisi waktu luang di luar perkuliahan, tetapi juga memperoleh pengalaman berharga dalam bidang pemasaran dan kewirausahaan. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal ketika memasuki dunia kerja maupun saat membangun usaha sendiri di masa mendatang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....