Wabup Bengkalis Minta TPID Tindak Cepat Kenaikan Harga

  • 29 Apr 2025 22:41 WIB
  •  Bengkalis

KBRN, Bengkalis: Wakil Bupati Bengkalis, Bagus Santoso, meminta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bengkalis untuk segera mengambil langkah cepat dan strategis dalam menangani penyebab kenaikan harga sejumlah komoditas pangan seperti cabai merah dan bawang merah.

Hal ini disampaikannya usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi secara virtual bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Komjen Pol. Tomsi Tohir, pada Senin, 28 April 2025, yang berlangsung di Ruang Rapat Hang Jebat, Kantor Insert description Bupati Bengkalis.

Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi secara virtual bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Komjen Pol. Tomsi Tohir

Dalam rakor tersebut, data yang disampaikan Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, menunjukkan bahwa Kabupaten Bengkalis mencatat kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) tertinggi di Pulau Sumatera pada minggu keempat April, dengan angka mencapai 5,09 persen. Kenaikan ini didorong oleh tiga komoditas utama, yaitu cabai merah (2,9850), cabai rawit (1,3418), dan bawang merah (0,4239).

"Kami minta kepada TPID dan dinas terkait yang IPH-nya naik supaya mencermati kenapa kenaikan itu bisa terjadi. Segera cek ke lapangan dan carikan solusi secepatnya," tegas Bagus Santoso kepada peserta rapat.

Lebih lanjut, Bagus menyampaikan bahwa berdasarkan pantauan BPS, perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) di Kabupaten Bengkalis pada minggu kedua April mengalami kenaikan menjadi 4,90 persen, dari sebelumnya 4,76 persen pada minggu ketiga Maret.

Menurut Bagus, salah satu penyebab utama kenaikan harga adalah masalah transportasi yang masih menjadi kendala mendasar. Komoditas pokok seperti cabai dan bawang didatangkan dari luar daerah, seperti Bukittinggi dan Medan, sehingga distribusinya sangat tergantung pada kelancaran transportasi.

“Kita menyadari bahwa transportasi menjadi kendala utama yang berdampak pada meningkatnya harga kebutuhan pokok di Bengkalis. Oleh karena itu, kami berharap Dinas Perhubungan dapat mengelola dan menjamin kelancaran distribusi barang pokok baik yang masuk maupun keluar dari Pulau Bengkalis,” pintanya.

Wabup Bagus juga menekankan pentingnya partisipasi aktif anggota TPID dalam Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah (Rakorpusda) yang digelar setiap minggu. Ia mengungkapkan bahwa tingkat partisipasi anggota TPID saat ini masih rendah dan akan melakukan pemantauan langsung.

“Saya akan selalu memantau dan meminta laporan siapa saja yang mengikuti rapat. Kalau tidak hadir, akan ketahuan. Ini bentuk komitmen kami bersama Bupati Kasmarni untuk menjaga stabilitas harga dan menekan inflasi di Kabupaten Bengkalis,” ujarnya dengan tegas.

Rakor tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat, di antaranya Pasi Pers Kodim 0303/Bengkalis Lettu Inf. Ucok Doni Samosir, Sekretaris Dinas Perhubungan Alhamidi, serta anggota TPID Kabupaten Bengkalis lainnya. Pemerintah Kabupaten Bengkalis menegaskan kesiapannya untuk melakukan intervensi yang diperlukan demi menstabilkan harga dan menjaga daya beli masyarakat.

Inflasi Bengkalis

TPID Bengkalis

Harga Cabai

Bawang Merah

IPH Bengkalis

Komoditas Pokok

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....