SPKLU Dukung Kendaraan Listrik di Pulau Bengkalis

  • 08 Jan 2025 12:30 WIB
  •  Bengkalis

KBRN, Bengkalis: PLN terus mendorong penggunaan kendaraan listrik dengan menyediakan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di berbagai wilayah, termasuk Pulau Bengkalis. Meskipun penggunaan kendaraan listrik di daerah ini masih minim, PLN optimis inisiatif ini dapat mendorong masyarakat untuk beralih ke energi hijau.

Muhammad Ashqolany, Manager ULP PLN, menyebutkan SPKLU di Pulau Bengkalis saat ini telah siap digunakan, meskipun jumlah kendaraan listrik, khususnya mobil, masih terbatas. "Kami menyediakan alatnya terlebih dahulu. Harapannya, kendaraan listrik akan mulai hadir di tengah masyarakat. Di Riau dan Kepulauan Riau, setiap kantor PLN sudah dilengkapi SPKLU, termasuk di Bengkalis," ucap Ashqolany, Rabu (8/1/2025).

Ashqolany juga membagikan pengalamannya dalam menggunakan kendaraan listrik pribadi sebagai bentuk dukungan terhadap program energi hijau. "Sebagai langkah awal, kami memulai dari diri sendiri. Kendaraan listrik memiliki banyak keunggulan, seperti biaya operasional yang lebih hemat dan waktu pengisian daya yang fleksibel," ujarnya.

Dijelaskan, SPKLU yang tersedia di Pulau Bengkalis memiliki kapasitas 30 kW. Dengan kapasitas ini, kendaraan listrik dapat terisi penuh dalam waktu sekitar dua jam. Pengisian dayanya mirip dengan mengisi daya ponsel—tidak perlu menunggu baterai benar-benar habis. Untuk penggunaan harian, cukup isi daya dari 40% hingga 80%, yang memakan waktu sekitar satu jam.

Selain itu, pengguna dapat memanfaatkan aplikasi PLN Mobile untuk memantau pengisian daya. "Pengguna hanya perlu melakukan pembayaran melalui metode yang tersedia, seperti e-wallet. Proses ini sangat mudah, dan notifikasi akan diberikan jika pengisian selesai," tutur Ashqolany.

Saat ini, Pulau Bengkalis memiliki satu SPKLU, yang lokasinya berada di kantor PLN. Ashqolany mengajak pemerintah daerah dan BUMN untuk mendukung pengembangan infrastruktur kendaraan listrik di wilayah strategis. "Kami yakin, seiring bertambahnya kendaraan listrik, jumlah SPKLU juga akan meningkat," katanya.

Keunggulan kendaraan listrik, selain ramah lingkungan, juga mencakup efisiensi biaya. Biaya pengisian daya di SPKLU hanya Rp2.400 per kWh, dengan 1 kWh mampu menempuh hingga 7 kilometer. Pajaknya pun jauh lebih murah, sekitar Rp143.000 per tahun untuk mobil listrik. Dengan fasilitas yang terus berkembang, PLN berharap penggunaan kendaraan listrik di Pulau Bengkalis dapat menjadi solusi menuju energi berkelanjutan.

"Bagi masyarakat yang ingin melakukan pengisian daya juga bisa dilakukan dirumah masing-masing, karena untuk perlengkapan charger sudah lengkap, selain itu juga bisa di jadikan cadangan listrik apabila mati lampu," harapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....