Pemkab Kepulauan Meranti Gelar Konsultasi Publik RPJMD

  • 11 Mar 2025 09:36 WIB
  •  Bengkalis

KBRN, Selatpanjang : Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Badan Perencanaan Daerah, Penelitian, dan Pembangunan (Bapedalitbang) menggelar Kick-Off dan Forum Konsultasi Publik Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029. Acara yang berlangsung di Afifa Ballroom Selatpanjang, Senin (10/3/2025) ini menandai langkah awal penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah.

Kepala Bapedalitbang Kepulauan Meranti, Dr. Abu Hanifah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan amanat Pasal 47 Permendagri Nomor 86 Tahun 2017. Forum ini melibatkan berbagai perangkat daerah dan pemangku kepentingan guna menghimpun masukan serta saran untuk penyempurnaan dokumen perencanaan pembangunan. Abu Hanifah juga mengapresiasi partisipasi seluruh pihak yang mendukung suksesnya konsultasi publik ini.

Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menegaskan pentingnya forum ini dalam memastikan pembangunan daerah selaras dengan visi kepemimpinan yang diusung. "Ini adalah langkah penting untuk mewujudkan Kabupaten Kepulauan Meranti yang unggul, agamis, dan sejahtera," ujar Asmar. Dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, diharapkan RPJMD dapat menjadi pedoman pembangunan lima tahun ke depan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Asmar memaparkan delapan misi pembangunan, di antaranya penguatan tata kelola pemerintahan yang baik, peningkatan infrastruktur berkelanjutan, perbaikan sarana transportasi, peningkatan mutu pendidikan, perluasan layanan kesehatan dan sosial, penguatan sektor ekonomi berbasis pertanian dan UMKM, pengamalan nilai-nilai keagamaan, serta peningkatan peran masyarakat dalam kebijakan publik.

Selain itu, Asmar juga memaparkan delapan program prioritas yang akan menjadi fokus pemerintahannya, yaitu Inovasi Budaya Kerja ASN, Semangat dan Aksi Wanita Andalan (SAMAWA), Aksi dan Relasi Ruang Milenial (AR-RUMI), Gerakan Mengaji Bersama (GEMA), Pemberdayaan Pondok Pesantren, Gerakan Jumat Berkah, Dusun Amanah dan Mandiri (DAMAI), serta Inovasi Desa Membangun (IDAMAN).

Bupati Asmar turut menggarisbawahi sejumlah tantangan yang harus segera diatasi, seperti tingkat kemiskinan yang masih tinggi di angka 23,15%, Indeks Pembangunan Manusia yang berada di angka 69,64, serta pertumbuhan ekonomi yang relatif rendah di angka 4,81%. Selain itu, tingkat pengangguran terbuka yang mencapai 4,51% juga menjadi perhatian utama dalam penyusunan RPJMD.

Untuk menanggulangi permasalahan tersebut, Pemkab Kepulauan Meranti telah menyusun tujuan, sasaran, dan program pembangunan sebagai implementasi visi-misi yang diusung. "Rumusan ini akan dikonsultasikan dengan DPRD dan pemangku kepentingan lainnya guna menghimpun aspirasi masyarakat sebagai bahan penyempurnaan RPJMD," kata Asmar. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak agar pembangunan di Kepulauan Meranti dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kepulauan Meranti, Wakil Ketua DPRD Ardiansyah dan Antoni Sidharta, perwakilan instansi vertikal, BUMN dan swasta, tokoh agama, tokoh adat, akademisi, serta berbagai elemen masyarakat yang turut memberikan kontribusi dalam perumusan pembangunan daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....