Penari Veteran Bengkalis Juara I Tari Zapin Melayu Riau

  • 15 Jun 2026 22:48 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putri-putri terbaik Kabupaten Bengkalis. Grup Sri Junjungan berhasil meraih Juara I pada ajang Lomba Senam Kreasi dan Tari Zapin Melayu yang diselenggarakan Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Riau yang diselenggarakan pada Sabtu, 13 Juli 2026 lalu.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa seni budaya Melayu, khususnya Tari Zapin Meskom, masih mampu tampil unggul dan memikat perhatian dewan juri maupun penonton di tingkat Provinsi Riau.

Ketua Grup Sri Junjungan, Noni Lestari Handayani, mengungkapkan rasa syukur atas capaian yang berhasil diraih timnya dalam kompetisi tersebut.

“Alhamdulillah, Tari Zapin Meskom memang memiliki daya tarik tersendiri dan kualitasnya tidak diragukan lagi. Setelah beberapa kali menorehkan prestasi di berbagai ajang, kali ini Grup Sri Junjungan kembali berhasil mengharumkan nama Kabupaten Bengkalis di tingkat Provinsi Riau,” ujar Noni, Senin, 15 Juni 2026.

Pada perlombaan itu, Grup Sri Junjungan diperkuat oleh Noni Lestari Handayani, Farah Maulanie Febrianty, Mira Novita, Rikha Lulinda, dan Suryawati. Dengan penuh percaya diri, kelima penari menampilkan gerakan Tari Zapin Melayu yang anggun, energik, serta sarat akan nilai-nilai budaya Melayu.

Menariknya, seluruh anggota Grup Sri Junjungan merupakan penari senior yang pernah berjaya pada masanya. Mereka merupakan alumni Sanggar Tasik Bengkalis yang pernah mengikuti ajang Folklore Dance Festival Internasional pada tahun 2002 dan tampil di sejumlah negara Eropa Barat, di antaranya Belanda, Italia, Prancis, Swiss, Vatikan, Belgia, serta Venezia dan Milan di Italia.

Meski tergolong penari veteran, semangat dan kemampuan mereka tetap terjaga. Berbekal pengalaman, kekompakan, dan penguasaan teknik tari yang matang, mereka berhasil menyisihkan 13 grup peserta lainnya yang berasal dari berbagai daerah di Provinsi Riau.

“Keberhasilan ini tentu tidak terlepas dari dukungan banyak pihak. Selain itu, latihan yang konsisten, kekompakan tim, serta komitmen untuk terus melestarikan budaya daerah menjadi kunci keberhasilan kami,” kata Noni.

Dalam ajang tersebut, Juara I diraih Grup Sri Junjungan dari Kabupaten Bengkalis. Posisi Juara II diraih Grup Al Hidayah Provinsi Riau, sedangkan Juara III diraih Grup Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Provinsi Riau.

Prestasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa Tari Zapin Meskom tetap eksis dan memiliki tempat di hati masyarakat. Sebagai salah satu warisan budaya Melayu yang berasal dari Desa Meskom, Kecamatan Bengkalis, tari ini terus mendapat perhatian dan dukungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam upaya pelestarian budaya daerah.

Berbagai kegiatan telah dilakukan untuk memperkenalkan dan melestarikan Tari Zapin Meskom. Di antaranya pelaksanaan Tari Zapin Meskom massal yang melibatkan IGTKI se-Kabupaten Bengkalis di Lapangan Tugu Bengkalis, hingga partisipasi dalam Tari Zapin Meskom massal tingkat Provinsi Riau di Pekanbaru yang berhasil mencatatkan Rekor MURI dengan melibatkan sekitar 3.000 peserta.

Noni berharap prestasi yang diraih Grup Sri Junjungan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus mencintai dan melestarikan budaya daerah.

“Kami berharap Tari Zapin Meskom tetap lestari di tengah derasnya arus informasi dan digitalisasi. Yang paling penting, kesenian ini terus diminati dan diwariskan kepada generasi muda sebagai identitas budaya Melayu Bengkalis,” pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....