Muhammadiyah Perluas Pendidikan Kedokteran ke Luar Jawa demi Pemerataan Dokter

  • 30 Jun 2026 10:44 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID,Bengkalis-Pimpinan Pusat Muhammadiyah terus memperkuat kontribusinya di bidang pendidikan dan kesehatan dengan memperbanyak pendirian Fakultas Kedokteran di berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah-'Aisyiyah (PTMA) di luar Pulau Jawa. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mendukung pemerataan layanan kesehatan sekaligus mencetak lebih banyak tenaga medis yang dibutuhkan di berbagai daerah.

Diansir dari Muhammadiyah.or.id Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Muhadjir Effendy, mengatakan ketimpangan fasilitas kesehatan dan distribusi tenaga medis antara Pulau Jawa dan wilayah lainnya masih menjadi tantangan yang harus diatasi. Karena itu, Muhammadiyah mendorong agar Fakultas Kedokteran lebih banyak hadir di luar Jawa sehingga mampu mencetak dokter yang nantinya mengabdi di daerah masing-masing.

"Saat ini jumlah Fakultas Kedokteran di lingkungan Universitas Muhammadiyah-'Aisyiyah telah mencapai 23," ujar Muhadjir saat menghadiri puncak Milad ke-18 Universitas Muhammadiyah Riau di Pekanbaru pada Sabtu (27/6). Dengan jumlah tersebut, Muhammadiyah disebut menjadi organisasi kemasyarakatan keagamaan yang memiliki Fakultas Kedokteran terbanyak di dunia.

Menurut Muhadjir, keberadaan Fakultas Kedokteran di luar Jawa merupakan bagian dari komitmen Muhammadiyah dalam membangun sistem kesehatan nasional yang lebih merata. Selain mencetak dokter umum, Muhammadiyah juga mempersiapkan diri untuk mendukung pengembangan pendidikan dokter spesialis melalui jaringan rumah sakit yang dimilikinya.

Hal tersebut dinilai sejalan dengan kebijakan pemerintah yang kini membuka peluang penyelenggaraan pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit (hospital-based), sehingga proses pendidikan dapat berlangsung lebih cepat dan menjangkau lebih banyak daerah. Muhammadiyah menilai kebijakan ini menjadi kesempatan untuk meningkatkan jumlah dokter spesialis yang siap melayani masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

Saat ini, sejumlah PTMA di luar Jawa telah memiliki Fakultas Kedokteran, di antaranya Universitas Muhammadiyah Riau, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, Universitas Muhammadiyah Palembang, Universitas Muhammadiyah Mataram, Universitas Muhammadiyah Gorontalo, Universitas Muhammadiyah Kendari, Universitas Muhammadiyah Palu, Universitas Muhammadiyah Makassar, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya, dan Universitas Muhammadiyah Metro. Keberadaan kampus-kampus tersebut diharapkan mampu memperkuat layanan pendidikan kedokteran di kawasan Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, hingga Nusa Tenggara.

Sebelumnya, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, juga menyampaikan bahwa pengembangan Fakultas Kedokteran akan lebih difokuskan ke luar Pulau Jawa. Langkah tersebut didasarkan pada masih banyaknya perguruan tinggi Muhammadiyah di berbagai daerah yang berpotensi membuka program studi kedokteran guna memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan nasional.

Melalui perluasan Fakultas Kedokteran, Muhammadiyah berharap dapat berkontribusi dalam mengatasi kekurangan dokter di Indonesia, memperluas akses pendidikan kedokteran, serta mendukung pemerataan pelayanan kesehatan hingga ke daerah-daerah yang selama ini masih kekurangan tenaga medis. Semangat tersebut sejalan dengan komitmen persyarikatan untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat melalui bidang pendidikan dan kesehatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....