Tradisi Baraan Satukan Masyarakat dan Perkuat Silaturahmi di Bengkalis
- 02 Apr 2026 10:36 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Tradisi Baraan yang telah mengakar kuat di tengah masyarakat Melayu di Kabupaten Bengkalis menjadi simbol penting dalam memperkuat jati diri dan kebersamaan. Kegiatan yang biasanya digelar pada momen hari besar keagamaan ini tidak hanya sekadar arak-arakan, tetapi juga sarat dengan nilai budaya, religius, dan sosial. Tradisi baraan ini hanya dilaksanakan selama sebulan, mulai sesudah shalat idul fitri hingga penghujung bulan syawal.
Baraan merupakan tradisi berjalan bersama secara berkelompok dari rumah ke rumah sambil melantunkan shalawatan, doa, serta syair-syair pujian. Tradisi ini mencerminkan semangat gotong royong, kekompakan, serta penghormatan terhadap nilai-nilai Islam yang menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Melayu.
Muhammad Sidik dari Majlis Lembaga Adat Melayu Riau Kabupaten Bengkalis, Kamis (2/4/2026), menyampaikan, Baraan memiliki makna yang sangat dalam bagi masyarakat setempat. Menurutnya, tradisi ini menjadi salah satu media untuk menanamkan nilai-nilai adat dan agama kepada generasi muda.
“Baraan bukan hanya sekadar tradisi seremonial, tetapi menjadi sarana memperkuat identitas Melayu yang berlandaskan adat bersendi syarak, syarak bersendi Kitabullah. Di dalamnya terkandung nilai kebersamaan, saling menghormati, dan mempererat silaturahmi,” ujarnya.
Ia menambahkan, di tengah arus modernisasi dan globalisasi, keberadaan tradisi Baraan menjadi benteng budaya agar masyarakat tidak kehilangan akar jati dirinya. Oleh karena itu, pelestarian tradisi ini perlu terus didorong melalui peran keluarga, tokoh adat, serta pemerintah daerah.
Masyarakat Bengkalis sendiri menyambut tradisi Baraan dengan antusias. Dari anak-anak hingga orang tua turut ambil bagian, menciptakan suasana penuh kehangatan dan kebersamaan. Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa nilai-nilai budaya Melayu masih hidup dan terus diwariskan dari generasi ke generasi.
Dengan terus dilestarikannya tradisi Baraan, diharapkan jati diri masyarakat Melayu di Bengkalis tetap kokoh, sekaligus menjadi kekayaan budaya yang dapat dikenal lebih luas oleh masyarakat luar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....