Penyebab Kucing Suka Tidur Sepanjang Hari

  • 17 Jun 2025 16:01 WIB
  •  Bengkalis

KBRN,Bengkalis: Sebagai pemilik kucing, penting untuk memahami berbagai penyebab di balik kebiasaan kucing yang sering tidur. Meskipun terlihat normal, Anda tetap perlu waspada jika kucing Anda tampak tidur terlalu sering atau dalam durasi yang sangat lama. Hal ini bisa menjadi tanda bahwa kucing kesayangan Anda sedang mengalami gangguan kesehatan tertentu.

Berbeda dengan manusia yang umumnya membutuhkan tidur selama 7–8 jam per hari, kucing justru menghabiskan waktu tidur lebih lama, yaitu sekitar 12–16 jam setiap harinya.

Durasi tidur pada kucing sebenarnya dipengaruhi oleh usia mereka. Misalnya, anak kucing dapat tidur hingga 20 jam per hari, sementara kucing dewasa umumnya tidur setidaknya 15 jam setiap harinya. Kebiasaan ini bukan tanpa alasan.

Mengutip dari laman Alodokter Berikut beberapa penjelasan ilmiah dan perilaku yang mendasari pola tidur panjang pada kucing

1. Infeksi

Salah satu alasan mengapa kucing terlihat lebih sering tidur adalah karena adanya infeksi. Infeksi ini bisa disebabkan oleh berbagai hal, seperti bakteri, virus, atau parasit seperti cacing dan ameba.

Saat terinfeksi, kucing biasanya menunjukkan gejala seperti demam, batuk, pilek, dan kehilangan nafsu makan. Kondisi ini membuat tubuhnya lemah dan kurang bertenaga, sehingga kucing lebih memilih untuk terus beristirahat.

Jika kucingmu mulai menunjukkan tanda-tanda seperti flu atau gejala penyakit serius seperti panleukopenia, sebaiknya segera periksakan ke dokter hewan. Dengan penanganan yang tepat, kucing biasanya akan kembali pulih dan aktif seperti sedia kala

2. Dehidrasi

Beberapa kondisi dapat menyebabkan kucing mengalami dehidrasi, seperti diare, muntah, demam, serta kurangnya asupan makanan dan minuman. Saat mengalami dehidrasi, kucing cenderung menjadi lemas dan tidak aktif bermain.

Tanda-tanda lain yang bisa dikenali antara lain mulut dan hidung yang kering, serta mata yang tampak cekung.

Dehidrasi pada kucing adalah kondisi serius yang tidak boleh diabaikan, karena dapat memicu komplikasi yang berbahaya. Oleh karena itu, penanganan segera harus dilakukan atau anda bisa membawa ke dokter hewan jika diperlukan.

3. Cidera atau luka

Secara alami, kucing adalah hewan yang aktif, mereka senang berlari, melompat, dan menjelajah area tinggi. Aktivitas fisik ini bisa menyebabkan otot-otot mereka tegang atau bahkan mengalami cedera ringan. Untuk memulihkan diri, kucing cenderung tidur lebih lama dari biasanya.

Selain karena aktivitas, faktor usia juga berperan. Seiring bertambahnya usia, kucing bisa mengalami nyeri sendi atau peradangan yang membuat mereka merasa tidak nyaman. Akibatnya, kucing menjadi lebih lemas dan memilih untuk beristirahat lebih sering.

4.Diabetes

Tidak hanya menyerang manusia, diabetes juga bisa dialami oleh hewan peliharaan seperti kucing dan anjing. Salah satu gejala yang umum terjadi pada kucing dengan diabetes adalah sering mengantuk dan tidur lebih lama dari biasanya.

Kondisi ini terjadi karena tubuh kesulitan mengubah glukosa menjadi energi akibat gangguan pada hormon insulin. Akibatnya, kucing menjadi cepat lelah dan cenderung lebih sering tidur.

Selain mengantuk terus-menerus, diabetes pada kucing juga bisa ditandai dengan gejala lain, seperti rasa lapar dan haus yang berlebihan, penurunan berat badan, serta frekuensi buang air kecil yang meningkat.

5.Kelelahan

Hanya dengan bermain dan berjalan-jalan di sekitar rumah, kucing sudah menghabiskan cukup banyak energi. Karena itu, ia membutuhkan waktu tidur yang lebih lama serta asupan makanan yang cukup untuk mengisi kembali energinya. Setelah tubuhnya kembali bertenaga, kucing akan kembali aktif dan bermain seperti biasa.

6. Bosan

Ketika kucing berada di rumah sendirian tanpa teman, ia cenderung tidur lebih lama karena merasa bosan. Jika kamu sering meninggalkannya di siang hari, ada baiknya menyediakan mainan, seperti bola atau lain sebagainya ,agar kucing tetap terhibur dan aktif saat ditinggal.

7.Stres

Sama seperti manusia, kucing yang mengalami stres bisa mengalami perubahan pola tidur ada yang menjadi lebih sering tidur, ada pula yang justru sulit tidur. Bagi kucing, tidur bisa menjadi salah satu cara untuk meredakan stres yang dirasakannya.

Selain perubahan pola tidur, kucing yang stres biasanya juga menunjukkan tanda lain, seperti makan berlebihan atau malah kehilangan nafsu makan, enggan bermain, serta cenderung menarik diri dari interaksi dengan orang maupun kucing lain di sekitarnya.

8.Usia

Salah satu penyebab kucing tidur terus adalah faktor usia. Kucing yang sudah lanjut usia cenderung lebih cepat lelah dan kehabisan energi, sehingga mereka lebih sering menghabiskan waktu untuk beristirahat. Hal yang sama juga berlaku pada anak kucing, mereka membutuhkan lebih banyak tidur untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan tubuhnya.

Perlu diingat bahwa kucing secara alami memang suka tidur.Namun, jika anda melihat adanya perubahan pola tidur yang tidak biasa, misalnya kucing tidur jauh lebih lama dari biasanya, menjadi pasif, atau justru tampak tidak bisa tidur apalagi disertai gejala lain seperti penurunan berat badan, nafsu makan menurun, atau perilaku aneh segelaralah mengambil tindakan jika perlu bawalah ke dokter hewan terdekat.

Rekomendasi Berita