Cara Mengatasi Ngantuk Saat Puasa dengan Mudah
- 27 Mar 2025 18:04 WIB
- Bengkalis
KBRN, Bengkalis: Puasa memengaruhi pola tidur seseorang. Biasanya, jam tidur berkurang sekitar 40 menit karena Anda harus bangun lebih pagi untuk sahur dan tidur lebih larut setelah beribadah. Selain itu, tubuh juga tidak mendapatkan makanan dan minuman selama berjam-jam, yang bisa membuat Anda merasa lemas dan mengantuk.
Studi yang diterbitkan dalam International Journal of Environmental Research and Public Health (2021) menunjukkan bahwa durasi tidur yang lebih pendek dapat mengurangi kualitas tidur, terutama tahap tidur REM (rapid eye movement), yang berperan penting untuk pemulihan energi tubuh.
Namun, meskipun rasa kantuk sering datang, bukan berarti Anda harus menyerah. Menurut hellosehat, ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi rasa ngantuk dan tetap beraktivitas.
1. Rajin Jalan Kaki
Jalan kaki adalah cara sederhana namun efektif untuk meningkatkan energi tubuh. Cobalah berjalan kaki setidaknya selama 10 menit. Aktivitas ini dapat meningkatkan produksi hormon kortisol, epinefrin, dan norepinefrin, yang akan memberikan Anda energi tambahan selama dua jam ke depan. Selain itu, berjalan kaki juga membantu memompa oksigen ke otak, yang dapat mengurangi rasa kantuk.
2. Tidur Siang Sejenak
Jika rasa kantuk sudah tidak tertahankan, cobalah untuk tidur siang. Tidur siang yang singkat dapat membantu tubuh lebih segar. Namun, hindari tidur terlalu lama karena dapat mengganggu ritme sirkadian tubuh. Idealnya, tidur siang cukup dilakukan selama 20–30 menit untuk memberikan efek segar tanpa mengganggu jam tidur malam Anda.
3. Alihkan Pandangan Sejenak
Bagi Anda yang sering menghadap layar komputer atau perangkat elektronik, mata Anda bisa cepat lelah, yang akhirnya menyebabkan rasa kantuk. Cobalah untuk mengalihkan pandangan dari layar setiap 20 menit sekali dan lihat sesuatu yang jauh, seperti pemandangan luar ruangan. Lakukan selama 20 detik. Ini akan membantu mata Anda tetap rileks dan segar, serta mengurangi rasa kantuk.
4. Mengobrol dengan Rekan
Bicara dengan rekan kerja atau teman bisa menjadi cara yang menyenangkan untuk menghilangkan rasa kantuk. Mengobrol dapat meningkatkan kewaspadaan dan konsentrasi.
Cobalah berbicara tentang topik-topik yang menarik dan membutuhkan pemikiran yang lebih serius, bukan sekadar basa-basi. Ini akan membuat otak Anda tetap aktif dan mengurangi rasa ngantuk.
5. Nyalakan Lampu atau Cari Sinar Matahari
Rasa kantuk dapat timbul akibat kurangnya pencahayaan. Ruangan yang gelap atau redup dapat merangsang produksi melatonin, hormon yang memberi sinyal tubuh untuk beristirahat. Untuk mengatasi hal ini, pastikan Anda berada di tempat yang cukup terang dengan menyalakan lampu. Jika memungkinkan, cobalah untuk keluar sejenak dan mendapatkan sinar matahari. Paparan cahaya alami dapat membantu menstimulasi otak agar tetap terjaga.
6. Tarik Napas Dalam-Dalam
Latihan pernapasan dalam adalah cara yang mudah untuk meningkatkan kadar oksigen di dalam otak, yang dapat membantu tubuh tetap segar. Cobalah berdiri tegak dan letakkan satu tangan di perut. Tarik napas dalam-dalam melalui hidung, pastikan perut Anda mengembang. Kemudian, embuskan napas perlahan melalui mulut. Ulangi beberapa kali untuk memberikan tubuh Anda dorongan energi.
7. Tidur Cukup dan Berkualitas pada Malam Hari
Cara terbaik untuk menghindari rasa ngantuk saat puasa adalah dengan memastikan Anda mendapatkan tidur yang cukup dan berkualitas setiap malam. Usahakan tidur lebih cepat dan pastikan tidak ada gangguan tidur seperti begadang setelah beribadah malam. Dengan tidur yang cukup, tubuh Anda akan merasa lebih segar dan siap beraktivitas keesokan harinya.
Rasa ngantuk saat puasa memang tidak bisa dihindari, namun dengan beberapa langkah sederhana di atas, Anda bisa mengurangi rasa kantuk dan tetap bersemangat sepanjang hari.
Cobalah untuk tetap menjaga pola tidur yang sehat, aktif bergerak, dan menjaga asupan energi tubuh agar puasa Anda tetap lancar dan produktif.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....