Sejarah Penghapus Alat Tulis yang Menghapus Tanda Pensil
- 31 Jan 2025 06:38 WIB
- Bengkalis
KBRN, Bengkalis : Penghapus, juga dikenal sebagai setip, adalah alat tulis yang digunakan untuk menghilangkan tanda yang ditinggalkan oleh pensil pada kertas. Biasanya terbuat dari karet lembut, penghapus berfungsi untuk menghapus coretan pensil tanpa merusak permukaan kertas. Secara umum, penghapus memiliki warna yang bervariasi, mulai dari putih, hitam, hingga warna-warna lain seperti cokelat atau merah muda, yang dibuat untuk memperindah penampilannya sesuai dengan kemajuan teknologi dan kebutuhan estetika.
Pada beberapa pensil, terdapat penghapus yang sudah terpasang di ujungnya. Selain itu, penghapus dengan bahan vinyl atau plastik sering digunakan pada penghapus berkualitas tinggi, menjadikannya lebih tahan lama dan efektif dalam menghapus tanda pensil.
Sejarah penemuan penghapus dikutip dari laman wikipedia
Penemuan penghapus karet pertama kali tercatat pada tahun 1770, ketika ilmuwan Joseph Priestley menyatakan, "Saya telah melihat bahan yang amat sesuai untuk digunakan bagi menghilangkan tanda arang pensil pada kertas." Pada masa itu, di Eropa, tulisan pensil biasanya dihapus dengan menggunakan kubus-kubus kecil yang terbuat dari karet. Meskipun metode ini digunakan secara luas, kubus karet tersebut masih terbatas di Inggris dan Australia.
Pada tahun yang sama, seorang insinyur Inggris bernama Edward Naime dikenal sebagai penemu penghapus karet pertama. Sebelumnya, serbuk roti digunakan untuk menghapus tulisan pensil, namun Naime secara tidak sengaja mengganti serbuk roti dengan potongan karet dan menemukan bahwa karet memiliki sifat yang sangat efektif dalam menghapus pensil. Naime kemudian mulai memproduksi dan menjual penghapus karet. Namun, pada masa itu, karet mentah mudah rusak dan sulit disimpan.
Pada tahun 1839, penemu Charles Goodyear menemukan proses vulkanisasi, yang memperkuat dan melestarikan karet, menjadikannya bahan yang lebih tahan lama. Dengan ditemukannya vulkanisasi, penghapus menjadi alat yang umum digunakan.
Pada tahun 1858, Hyman Lipman, seorang inventor dari Philadelphia, Pennsylvania, AS, menerima paten pertama untuk penggabungan penghapus pada ujung pensil. Paten ini akhirnya dibatalkan karena dianggap sebagai gabungan dua peralatan yang sudah ada, bukan penemuan baru.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....