Istilah Kata “Baper” Yang Ramai Digunakan Generasi Muda

  • 30 Jan 2025 16:55 WIB
  •  Bengkalis

KBRN,Bengkalis : Seiring berjalannya waktu, bahasa di kalangan generasi muda semakin berkembang pesat. Salah satu istilah yang kini tengah populer adalah "baper". Istilah ini sering terdengar dalam obrolan sehari-hari, baik itu di media sosial, percakapan langsung, atau bahkan dalam lagu-lagu hits.Kata ini begitu familiar di kalangan anak muda terutama anak millennial dan Gen Z

Mengutip dari laman Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Jakarta,Baper merupakan gabungan dari dua kata, yaitu ba yang berarti bawa dan per yang berarti perasaan,bila digabung menjadi “baper”. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, istilah baper ini sudah masuk pada pemutakhiran Oktober 2019, yang memiliki artian (ter)bawa perasaan dan berlebihan atau terlalu sensitive dalam menanggapi sesuatu.

Secara sederhana, istilah ini merujuk pada kondisi ketika seseorang terlalu terbawa perasaan dalam menghadapi situasi atau perkataan orang lain, yang sering kali berujung pada kesedihan atau kekecewaan. Biasanya, istilah ini digunakan untuk menggambarkan seseorang yang sensitif atau mudah tersinggung, terutama dalam konteks hubungan asmara.

Namun, tidak jarang istilah "baper" juga digunakan untuk situasi yang lebih ringan, seperti merasa canggung atau kecewa terhadap sesuatu yang sebenarnya tidak terlalu serius. Misalnya, ketika teman tidak membalas pesan dalam waktu yang lama, atau ketika mendengar candaan yang sebenarnya tidak dimaksudkan untuk menyakiti perasaan.

Istilah "baper" mungkin terdengar ringan dan lucu, namun ia mengandung makna yang cukup dalam tentang bagaimana kita mengelola perasaan. Bagi generasi muda, "baper" bukan hanya sekadar kata gaul, melainkan cara untuk mengekspresikan perasaan yang sering kali datang tanpa disadari. Dengan memahami makna di balik istilah ini dan belajar mengelolanya dengan bijak, anda bisa lebih mudah menjalani hubungan sosial yang sehat tanpa terjebak dalam perasaan yang berlebihan.

Jadi, saat anda merasa "baper", ingatlah bahwa itu hanya bagian dari proses mengenal diri sendiri dan berinteraksi dengan orang lain. Jangan biarkan perasaan itu menguasai, tetapi cobalah untuk menghadapinya dengan tenang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....