Sejarah Kambing dari Hewan Liar Hingga Menjadi Ternak

  • 30 Des 2024 08:54 WIB
  •  Bengkalis


KBRN, Bengkalis: Kambing (Capra aegagrus hircus) adalah hewan ternak yang berasal dari subspesies kambing liar.

Dikutip dari Laman Wikipedia, kambing ternak ini berasal dari Asia Barat Daya dan Eropa Timur. Sebagai bagian dari keluarga Bovidae, kambing memiliki hubungan erat dengan biri-biri karena keduanya tergolong dalam subfamili Caprinae.

Terdapat lebih dari 300 jenis kambing yang berbeda di seluruh dunia. Kambing adalah salah satu spesies yang paling lama dibudidayakan manusia, baik untuk susu, daging, bulu, maupun kulit. Menurut data dari Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tahun 2011, populasi kambing di seluruh dunia mencapai 924 juta ekor.

Deskripsi Fisik Kambing
Kambing adalah binatang memamah biak dengan ukuran tubuh sedang. Kambing jantan dan betina dari subspesies ini memiliki tanduk sepasang, namun tanduk kambing jantan lebih besar. Pada umumnya, kambing memiliki janggut, dahi cembung, dan ekor yang agak terangkat ke atas. Kebanyakan kambing memiliki rambut lurus dan kasar. Panjang tubuh kambing liar (tidak termasuk ekor) berkisar antara 1,3 meter hingga 1,4 meter, dengan panjang ekor sekitar 12 hingga 15 sentimeter.

Bobot kambing betina berkisar antara 50 kilogram hingga 55 kilogram, sedangkan kambing jantan dapat mencapai bobot 120 kilogram. Kambing liar dapat ditemukan di wilayah yang membentang dari Spanyol di barat hingga India di timur, serta dari India ke utara hingga Mongolia dan Siberia. Habitat alami kambing liar adalah daerah pegunungan berbatu.

Perilaku dan Habitat Kambing
Kambing telah dibudidayakan oleh manusia sekitar 8.000 hingga 9.000 tahun yang lalu. Dalam kehidupan sosialnya, kambing biasanya hidup berkelompok, dengan jumlah anggota kelompok antara 5 hingga 20 ekor. Dalam kelompok ini, kambing betina yang paling tua akan menjadi pemimpin, sementara kambing jantan berperan dalam menjaga keamanan kelompok. Kambing aktif mencari makan baik di siang hari maupun malam hari. Makanan utama kambing adalah rumput-rumputan dan dedaunan.

Perbedaan antara Kambing dan Domba
Walaupun kambing dan domba memiliki kesamaan dalam beberapa hal, keduanya adalah spesies yang berbeda. Perbedaan utama terletak pada ciri fisik, perilaku, dan pola hidup kedua hewan ini.

Etimologi
Kata "kambing" berasal dari bahasa Melayu kambing, yang berasal dari bahasa Proto-Melayu kambiŋ, dan lebih jauh lagi dari bahasa Proto-Melayu-Polinesia kambiŋ, yang berasal dari bahasa Proto-Austronesia kandiŋ.

Sejarah Kambing Ternak
Kambing merupakan salah satu hewan pertama yang dibudidayakan oleh manusia. Analisis genetik terkini menunjukkan bahwa kambing gurun Bezoar dari daerah Zagros diduga menjadi asal-usul hampir semua kambing ternak yang ada saat ini. Pada masa Neolitik, para petani mulai menggembalakan kambing liar, yang memudahkan mereka memperoleh susu dan daging, serta memanfaatkan kotorannya sebagai bahan bakar, tulang untuk alat, dan bulu untuk pakaian.

Peninggalan kambing ternak yang ditemukan di Ganj Dareh, Iran, membuktikan bahwa peternakan kambing telah ada sejak 10.000 tahun yang lalu. Kerangka kambing juga ditemukan dalam jejak-jejak penelitian purbakala di Jericho, Choga Mami, Djeitun, dan Çayönü, yang menunjukkan bahwa peternakan kambing di Asia Barat telah ada sejak sekitar 8.000 hingga 9.000 tahun yang lalu.

Bukti DNA juga mendukung anggapan bahwa 10.000 tahun yang lalu adalah masa pertama kali dimulainya peternakan kambing. Selain sebagai sumber pangan, kulit kambing juga digunakan sebagai wadah untuk menyimpan air dan minuman keras dalam perjalanan. Kulit kambing bahkan digunakan untuk membuat perkamen, yang merupakan bahan tulisan pada zaman dahulu.

Dengan sejarah panjang sebagai hewan ternak, kambing terus memainkan peran penting dalam kehidupan manusia hingga saat ini.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....