Kalapas Bengkalis Panen 100 Kg Kangkung Dukung Ketahanan Pangan

  • 01 Agt 2026 06:12 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi lahan pertanian produktif. Komitmen tersebut diwujudkan dengan keberhasilan memanen 100 kilogram kangkung yang dibudidayakan di area ketahanan pangan Lapas Bengkalis, Jumat, 31 Juli 2026.

Panen dipimpin langsung Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, didampingi jajaran pejabat struktural bersama warga binaan yang selama ini terlibat aktif dalam proses budidaya tanaman.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian bagi warga binaan sekaligus upaya mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang tersedia di lingkungan Lapas.

Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, mengatakan hasil panen tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan yang dijalankan tidak hanya berorientasi pada peningkatan keterampilan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap program ketahanan pangan.

"Hasil panen ini adalah buah kerja sama, komitmen, dan semangat seluruh petugas bersama warga binaan dalam memanfaatkan setiap potensi yang ada secara maksimal," ujar Priyo Sabtu, 1 Agustus 2026 pagi.

Menurutnya, kegiatan pertanian memiliki manfaat yang lebih luas dibanding sekadar menghasilkan bahan pangan. Melalui aktivitas tersebut, warga binaan dilatih untuk memiliki kedisiplinan, tanggung jawab, serta etos kerja yang baik sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.

"Kegiatan pertanian ini bukan hanya menghasilkan pangan, tetapi juga menjadi media pembinaan karakter. Kami ingin warga binaan memiliki keterampilan yang bermanfaat sehingga nantinya mampu hidup mandiri dan berkontribusi positif di lingkungan masyarakat," katanya.

Priyo menambahkan, keberhasilan panen kangkung ini semakin memperkuat komitmen Lapas Kelas IIA Bengkalis dalam mengembangkan program pembinaan yang produktif, inovatif, dan berkelanjutan.

Ke depan, berbagai program ketahanan pangan akan terus diperluas melalui pemanfaatan lahan produktif di lingkungan Lapas. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mewujudkan lembaga pemasyarakatan yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembinaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung ketahanan pangan nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....