Pemkab Bengkalis Ajak Masyarakat Berinovasi Dorong Panen Padi Tiga Kali Setahun
- 20 Jul 2026 14:49 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Pemerintah Kabupaten Bengkalis terus berupaya memperkuat sektor pertanian sebagai bagian dari program ketahanan pangan nasional. Salah satu fokus utama yang dilakukan adalah mempertahankan lahan persawahan agar tidak beralih fungsi, sekaligus meningkatkan produktivitas hasil panen demi meningkatkan kesejahteraan petani.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Bengkalis, Supendi, menegaskan bahwa pemerintah berharap lahan sawah yang ada tetap dipertahankan sehingga tidak terus berkurang akibat alih fungsi menjadi perkebunan atau peruntukan lainnya.
Menurutnya, pemerintah bersama masyarakat terus mencari berbagai inovasi agar usaha tani padi memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan mampu menjadi sumber pendapatan yang menjanjikan bagi petani.

"Kami berharap tidak ada lagi alih fungsi lahan sawah. Justru bagaimana pemerintah bersama masyarakat menghadirkan inovasi agar usaha tani padi mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jadi bukan hanya sawit yang menjadi andalan, tetapi padi juga harus mampu memberikan penghasilan yang lebih baik bagi petani," ujar Supendi pada Senin, 20 Juli 2026.
Ia menjelaskan, saat ini produktivitas padi di Bengkalis telah mencapai sekitar 7,6 ton per hektare. Ke depan, pemerintah menargetkan peningkatan hasil panen menjadi 8 ton per hektare.
Selain meningkatkan produktivitas, pemerintah juga berupaya menambah intensitas tanam dari dua kali menjadi tiga kali dalam setahun.
"Saat ini kita tidak hanya mengejar hasil panennya, tetapi juga meningkatkan indeks pertanaman. Kalau sekarang rata-rata dua kali tanam, ke depan kita usahakan menjadi tiga kali panen dalam setahun. Kalau itu tercapai, tentu pendapatan petani akan semakin meningkat, bahkan usaha tani padi bisa lebih menguntungkan," jelasnya.
Supendi menambahkan, di Desa Sepotong, Kecamatan Siak Kecil, terdapat sekitar 274 hektare lahan persawahan yang hingga kini masih dipertahankan dan tidak mengalami alih fungsi. Pada musim tanam periode kedua tahun ini, sekitar 50 hektare lahan telah aktif ditanami padi.
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis Asep Setiawan memberikan apresiasi atas sinergi antara pemerintah daerah, TNI dan Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Menurutnya, keterlibatan seluruh pihak menjadi motivasi tersendiri bagi para petani untuk terus mengembangkan sektor pertanian.
"Kami sangat mengapresiasi TNI, Polri dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis yang telah terjun langsung mendukung gerakan ketahanan pangan nasional. Ini menjadi motivasi bagi kami dan juga bagi para petani untuk terus meningkatkan produksi pertanian," kata Wawan.
Ia berharap kegiatan pendampingan dan dukungan kepada petani dapat terus berlanjut sehingga semangat masyarakat dalam mengelola lahan pertanian semakin meningkat.
"Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan. Semangat petani, khususnya di Desa Sepotong, semakin bertambah sehingga cita-cita mewujudkan ketahanan pangan benar-benar dapat tercapai. Yang tidak kalah penting, kami juga berharap para petani tetap mempertahankan sawah-sawah yang selama ini telah digarap dengan baik," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....