Wakil Ketua DPRD Bengkalis: MBG Tingkatkan Gizi dan Gerakkan Ekonomi
- 25 Jun 2026 13:46 WIB
- Bengkalis
RRI CO.ID, Bengkalis - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto dinilai telah memberikan dampak nyata, tidak hanya dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia, tetapi juga menjadi motor penggerak perekonomian masyarakat hingga pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah.
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Bengkalis, Hendrik Firnanda, saat menanggapi pelaksanaan Program MBG yang telah berjalan sejak 6 Januari 2025.
Menurut Hendrik, program nasional yang dilaksanakan melalui Badan Gizi Nasional (BGN) dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) merupakan langkah strategis pemerintah dalam mempersiapkan generasi muda yang sehat, cerdas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.
“Program MBG sangat baik karena secara langsung menyentuh kebutuhan dasar anak-anak dalam pemenuhan gizi. Dengan asupan makanan yang sehat dan bergizi, kualitas kesehatan serta kemampuan belajar peserta didik diharapkan semakin meningkat,” ujar Hendrik, Kamis 25 Juni 2026.
Politisi yang juga menjabat Sekretaris DPC Partai Gerindra Kabupaten Bengkalis itu menegaskan bahwa program tersebut tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), karena seluruh pembiayaannya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
“Yang terpenting adalah memastikan program ini berjalan optimal, tepat sasaran, dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, Hendrik menilai Program MBG telah menciptakan efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian daerah. Kebutuhan bahan pangan dalam jumlah besar setiap hari membuka peluang usaha bagi petani, nelayan, peternak, hingga pelaku UMKM lokal.
Ia berharap kebutuhan dapur MBG di Kabupaten Bengkalis dapat dipenuhi dari hasil produksi masyarakat setempat, mulai dari sayuran, buah-buahan, telur, ikan, daging ayam hingga jasa distribusi dan pengolahan makanan.
“Jika bahan baku diprioritaskan dari UMKM dan pelaku usaha lokal, maka omzet masyarakat akan meningkat. Ini menjadi peluang besar bagi UMKM untuk berkembang dan naik kelas,” ungkapnya.
Menurut Hendrik, keberadaan dapur MBG yang beroperasi setiap hari juga menciptakan pasar yang stabil bagi para penyedia bahan baku, sehingga memberikan kepastian usaha dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, operasional dapur MBG turut membuka lapangan pekerjaan baru bagi warga, mulai dari tenaga pengolahan makanan, distribusi, administrasi hingga tenaga pendukung lainnya.
“Program MBG bukan hanya investasi untuk kesehatan generasi muda, tetapi juga menjadi stimulus ekonomi yang mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memperkuat ekonomi kerakyatan di Kabupaten Bengkalis,” jelasnya.
Meski mendukung penuh keberlanjutan program tersebut, Hendrik mengingatkan seluruh pengelola dapur SPPG agar tetap menjalankan tugas sesuai standar yang ditetapkan BGN. Ia menekankan bahwa kualitas makanan harus menjadi prioritas utama, baik dari sisi kandungan gizi, kebersihan maupun keamanan pangan.
“Jangan sampai ada pihak yang mengurangi kualitas makanan demi keuntungan pribadi. Jangan rusak cita-cita Presiden Prabowo untuk memberikan gizi terbaik bagi anak-anak Indonesia. Program ini harus dijaga bersama,” tegas Hendrik.
Sejak mulai dilaksanakan secara bertahap pada Januari 2025, Program MBG telah memberikan manfaat kepada ribuan peserta didik di Kabupaten Bengkalis. Selain membantu pemenuhan kebutuhan gizi anak sekolah, program ini juga mendukung upaya percepatan penurunan angka stunting serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi makanan sehat dan bergizi.
Karena manfaatnya yang semakin dirasakan masyarakat, Hendrik berharap Program MBG dapat terus dilanjutkan dan diperluas cakupannya pada tahun-tahun mendatang.
“Program MBG harus terus dilanjutkan dan disempurnakan. Ini bukan hanya tentang memberi makan anak-anak sekolah, tetapi juga tentang membangun generasi masa depan yang sehat serta memperkuat ekonomi masyarakat dari bawah. Jika dijalankan dengan baik dan berkelanjutan, manfaatnya akan sangat besar bagi Kabupaten Bengkalis dan Indonesia secara keseluruhan,” pungkasnya.
Ia menambahkan, Partai Gerindra Kabupaten Bengkalis siap menjadi garda terdepan dalam mengawal keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis agar tetap berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....