Polsek Bengkalis Rawat Jagung Demi Swasembada Pangan di Desa Damai
- 23 Mei 2026 12:10 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Komitmen mendukung program Swasembada Pangan Nasional yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Republik Indonesia terus ditunjukkan Polsek Bengkalis melalui pendampingan intensif terhadap budidaya jagung pipil di Desa Damai, Kecamatan Bengkalis.
Kegiatan pemantauan dan perawatan lahan jagung tersebut dipimpin langsung Kapolsek Bengkalis Iptu Hendro Wahyudi bersama Camat Bengkalis serta jajaran pemerintah desa dan pendamping program pemberdayaan masyarakat desa.
Turut hadir dalam kegiatan itu Penjabat (Pj) Kepala Desa Damai, Sekretaris Desa, perwakilan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pengurus BUMDes Desa Damai, hingga Tenaga Pendamping Profesional Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (TPP P3MD) Kementerian Desa PDT.
Kapolsek Bengkalis Iptu Hendro Wahyudi mengatakan, pengelolaan lahan jagung pipil tersebut merupakan bentuk nyata sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, kelompok tani, dan pendamping desa dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
“Program ini tidak hanya fokus pada penanaman, tetapi juga bagaimana memastikan tanaman tumbuh optimal hingga masa panen. Karena itu, perawatan lahan dilakukan secara rutin dan terukur,” ujar Iptu Hendro Wahyudi Sabtu, 23 Mei 2026.
Ia menjelaskan, berbagai tahapan perawatan dilakukan secara berkala mulai dari pengairan lahan, penjarangan tanaman, penyiangan gulma, pembumbunan, pemupukan hingga pengendalian hama dan penyakit tanaman.
“Semua langkah perawatan dilakukan bersama kelompok tani dan pengurus desa demi meningkatkan produktivitas jagung pipil agar hasil panennya maksimal,” jelasnya.
Menurutnya, program budidaya jagung tersebut dijalankan melalui kolaborasi antara BUMDes Desa Damai bersama kelompok tani binaan yang sebelumnya diinisiasi Polsek Bengkalis sebagai bagian dari gerakan swasembada pangan.
Meski kelompok tani telah dibentuk sejak tahun lalu, realisasi penanaman baru dapat berjalan optimal pada 2026 akibat kendala musim kemarau ekstrem yang sempat menyebabkan sumber air di sekitar lahan mengering.
“Alhamdulillah, saat ini kondisi lahan sudah mulai stabil dan tanaman jagung menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Kami berharap program ini dapat menjadi contoh pemanfaatan lahan produktif yang berkelanjutan,” tambah Kapolsek.
Sementara itu, Koordinator Kabupaten (Korkab) P3MD Kabupaten Bengkalis Permadi mengatakan pendampingan yang dilakukan pihaknya bertujuan memastikan program ketahanan pangan desa berjalan sesuai perencanaan dan tepat sasaran.
“Program ini menggunakan alokasi Dana Desa untuk ketahanan pangan, sehingga perlu dilakukan pengawasan dan pendampingan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ungkap Permadi.
Melalui sinergi lintas sektor tersebut, program ketahanan pangan di Desa Damai diharapkan mampu memperkuat ketersediaan pangan lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa..
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....