Polsek Mandau Kawal Program Jagung demi Swasembada Pangan

  • 21 Mei 2026 19:23 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Komitmen mendukung ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan jajaran Polres Bengkalis melalui keterlibatan aktif dalam Program Gerakan Penanaman Jagung Seluas 1 Juta Hektar yang menjadi bagian dari Program 100 Hari Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

Melalui Polsek Mandau, kegiatan survei dan pengecekan pengelolaan lahan pertanian jagung dilaksanakan di Jalan Rejosari RT 03 RW 03 Dusun Sukamaju, Desa Air Kulim, Kecamatan Bathin Solapan, Rabu 20 Mei 2026.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Mandau Kompol Primadona bersama Bhabinkamtibmas Desa Air Kulim Brigpol Bambang Siregar. Turut hadir PJ Kepala Desa Air Kulim Suryati. Ketua Kelompok Tani Berkah Faizunsyah, serta Ketua BUMDes Desa Air Kulim Aditya Kurniawan.

Dalam pengecekan itu, lahan jagung seluas kurang lebih dua hektare yang dikelola Kelompok Tani Berkah bersama BUMDes Desa Air Kulim diketahui telah memasuki usia tanam sekitar 100 hari. Tanaman jagung pipil yang dikembangkan menggunakan metode tumpang sari di area kebun kelapa sawit tampak tumbuh subur dengan tinggi mencapai sekitar 170 sentimeter dan sebagian telah mulai berbuah.

Kapolsek Mandau Kompol Primadona mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

“Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga ikut berperan aktif mendukung program ketahanan pangan nasional. Kami ingin mendorong masyarakat agar memanfaatkan lahan produktif maupun perkebunan untuk ditanami jagung sehingga dapat meningkatkan perekonomian warga,” ujar Kompol Primadona, Kamis, 21 Mei 2026.

Ia menambahkan, program penanaman jagung ini diharapkan mampu menjadi solusi dalam memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Berkah Faizunsyah mengaku pihaknya terus berupaya menjaga kualitas tanaman meskipun menghadapi sejumlah kendala di lapangan, seperti tingginya curah hujan yang menyebabkan banjir di beberapa titik lahan serta gangguan hama babi hutan.

“Kami bersama pihak desa dan Bhabinkamtibmas terus melakukan perawatan dan pemupukan agar tanaman tetap tumbuh baik dan hasil panen nantinya maksimal,” katanya.

Untuk mendukung keberhasilan program tersebut, sejumlah alat pertanian juga disiapkan, di antaranya excavator, jonder, cangkul, serta mulsa guna mempercepat pengelolaan lahan pertanian jagung.

Sinergi antara Polri, pemerintah desa, BUMDes, dan kelompok tani diharapkan mampu menjadikan Program Gerakan Penanaman Jagung 1 Juta Hektar sebagai langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan nasional serta mendukung visi Asta Cita Presiden Republik Indonesia menuju Indonesia yang mandiri dan sejahtera.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....