Polsek Bengkalis Kawal 4.000 Jagung Demi Swasembada Pangan
- 20 Mei 2026 10:05 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Upaya mendukung program swasembada pangan nasional terus diperkuat jajaran Polsek Bengkalis melalui pendampingan langsung kepada petani jagung pipil di Desa Senggoro, Kecamatan Bengkalis. Bersama Kelompok Tani Dara Sembilan, personel Polsek Bengkalis turun ke lahan pertanian untuk memantau sekaligus melakukan perawatan tanaman jagung pipil, Rabu 20 Mei 2026.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB itu dipusatkan di lahan BUMDes Dara Sembilan, Jalan Sepakat, Dusun IV RT 01 RW 07 Desa Senggoro. Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian bersama petani melakukan pengecekan kondisi tanaman serta memastikan proses perawatan berjalan optimal guna menjaga hasil panen tetap maksimal.
Sebanyak kurang lebih 4.000 batang jagung pipil dengan usia tanam antara delapan hingga sebelas minggu dipantau secara langsung. Meski pertumbuhan tanaman belum sepenuhnya merata akibat pengaruh cuaca dan kondisi alam, para petani bersama personel Polsek tetap melakukan perawatan intensif agar produktivitas tanaman tetap terjaga.
Berbagai tahapan perawatan dilakukan mulai dari pengairan, penjarangan tanaman, penyiangan gulma, pembumbunan, pemupukan hingga pengendalian hama dan penyakit tanaman. Lahan seluas sekitar 0,5 hektare tersebut memanfaatkan sumber air dari sumur dan tali air sebagai sistem pengairan utama.
Tanaman jagung pipil yang dikelola Kelompok Tani BUMDes Dara Sembilan itu diperkirakan mulai memasuki masa panen pada akhir Mei hingga akhir Juni 2026 mendatang.
Ps. Kapolsek Bengkalis, IPTU Hendro Wahyudi, S.H., M.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus upaya membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.
“Pendampingan ini menjadi komitmen Polri dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Kami ingin memastikan para petani mendapat dukungan penuh sehingga hasil pertanian, khususnya jagung pipil, dapat meningkat dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat,” ujar Iptu Hendro Wahyudi.
Ia menambahkan, jagung pipil memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi dan permintaan pasar yang terus meningkat sehingga menjadi salah satu komoditas potensial untuk dikembangkan di wilayah Bengkalis.
“Melalui sinergi antara Polri dan kelompok tani, kami berharap kebutuhan pangan dapat terpenuhi secara mandiri sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat,” tambahnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....