Jagung Bhayangkara Terancam Gagal Panen, Polisi Turun Tangan
- 11 Mei 2026 15:15 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Polsek Siak Kecil melakukan pengecekan persiapan panen tanaman jagung pipil bersama Kelompok Tani Dusun Suka Damai di Desa Sungai Siput, Kecamatan Siak Kecil, Rabu lalu. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional serta implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 13.54 WIB itu dipimpin langsung Kapolsek Siak Kecil Iptu Bastian Rinaldy. Turut hadir Bhabinkamtibmas Desa Sungai Siput Aipda Budiarto serta perwakilan Kelompok Tani Dusun Suka Damai, Abu Kasan.
Pengecekan dilakukan di lahan pertanian jagung pipil merek Bhayangkara yang berada di Jalan Abu Ihsan RT 005/RW 003 Dusun Suka Damai, Desa Sungai Siput. Lahan seluas sekitar 0,5 hektare tersebut merupakan lahan pinjam pakai milik Polsek Siak Kecil.
Kapolsek Siak Kecil Iptu Bastian Rinaldy mengatakan, pengecekan dilakukan untuk memastikan kesiapan panen jagung yang direncanakan berlangsung pada Senin, 11 Mei 2026 mendatang.
“Kami melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi tanaman jagung sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. Panen direncanakan dilaksanakan pada 11 Mei mendatang,” ujar Iptu Bastian Rinaldy, Senin, 11 Mei 2026.
Dari hasil pengecekan di lapangan, pertumbuhan tanaman jagung diketahui tidak merata. Sebagian tanaman tumbuh tinggi dan subur, sementara sebagian lainnya mengalami pertumbuhan kerdil.
Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi beberapa faktor, di antaranya cuaca panas ekstrem yang terjadi pada Maret 2026 sehingga menyebabkan kekeringan dan minimnya pasokan air bagi tanaman jagung.
“Kurangnya curah hujan selama kurang lebih satu bulan membuat kondisi tanah menjadi kering dan memengaruhi pertumbuhan tanaman,” jelasnya.
Upaya penyiraman sebenarnya telah dilakukan dengan memanfaatkan air kolam di sekitar lokasi. Namun, air tersebut bersifat asam dan payau sehingga kurang baik untuk pertumbuhan tanaman jagung.
Selain faktor cuaca, tanaman jagung yang mulai tumbuh dan berbuah juga mengalami gangguan hama tikus yang memakan batang dan buah jagung.
“Tanaman jagung juga mengalami serangan hama tikus yang merusak batang dan buah jagung, sehingga berdampak terhadap hasil pertanian,” tambahnya.
Meski menghadapi berbagai kendala, kegiatan pengecekan berlangsung aman dan kondusif. Polsek Siak Kecil bersama kelompok tani tetap berkomitmen mendukung program pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan melalui gerakan penanaman jagung di wilayah Kecamatan Siak Kecil.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....