Arus Mudik, Penumpang Pelabuhan BSSR Meningkat
- 18 Mar 2026 21:21 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Aktivitas arus mudik menjelang Hari Raya Idulfitri di Pelabuhan Internasional Bandar Sri Setia Raja (BSSR), Selatbaru, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, mengalami peningkatan signifikan, khususnya pada kedatangan pekerja migran Indonesia dari Malaysia.
Lonjakan penumpang didominasi oleh Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Malaysia dan pulang ke tanah air untuk merayakan Idulfitri bersama keluarga.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelabuhan Bandar Sri Setia Raja Selatbaru, Syahrial, mengatakan bahwa peningkatan jumlah penumpang mulai terlihat sejak 16 Maret 2026.

“Terhitung sejak 16 hingga 18 Maret 2026, jumlah penumpang yang datang terus mengalami peningkatan. Mayoritas merupakan WNI yang bekerja di Malaysia dan pulang kampung menjelang Lebaran,” ujar Syahrial Rabu, 18 Maret 2026.
Ia menjelaskan, pada 16 Maret 2026, terdapat tiga armada yang beroperasi, yakni MV Mulia Kencana 19 dengan rute Bengkalis–Muar (1 trip), MV Oceana 5 (2 trip), dan MV Cass 168 (2 trip) tujuan Muar–Bengkalis.
“Jumlah penumpang pada 16 Maret tercatat sebanyak 55 orang berangkat dan 989 orang datang,” jelasnya.
Selanjutnya pada 17 Maret 2026, jumlah armada yang beroperasi meningkat menjadi empat unit, yakni MV Mulia Kencana 20 rute Bengkalis–Malaka, MV Mulia Kencana 19 rute Bengkalis–Muar, MV Cass 168 rute Muar–Bengkalis (2 trip), serta MV Oceana 5 rute Muar–Bengkalis (2 trip).
“Pada tanggal 17 Maret, total penumpang keberangkatan sebanyak 81 orang, sedangkan kedatangan mencapai 852 orang,” tambah Syahrial.
Sementara itu, pada 18 Maret 2026, jumlah armada yang beroperasi kembali menjadi tiga unit. Meski demikian, jumlah kedatangan tetap tinggi dibandingkan keberangkatan.
“Pada 18 Maret, jumlah penumpang yang berangkat sebanyak 62 orang, sedangkan kedatangan mencapai 864 orang. Terlihat selisih yang cukup jauh karena mayoritas penumpang adalah arus balik dari Malaysia ke Bengkalis Indonesia,” ungkapnya.
Syahrial menambahkan, hingga saat ini kondisi operasional pelabuhan masih berjalan lancar dan terkendali meskipun terjadi peningkatan jumlah penumpang.
“Sampai hari ini kondisi tetap stabil, meskipun terjadi peningkatan jumlah pengguna jasa. Kami terus memastikan pelayanan berjalan optimal,” tuturnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....