UMKM Wajib Go Digital di Era Transformasi
- 27 Feb 2026 21:12 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau - Di tengah derasnya arus transformasi digital, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tak lagi bisa hanya mengandalkan metode pemasaran konvensional. Kehadiran website dan media sosial kini bukan sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan utama untuk bertahan dan berkembang di era serba online.
Melansir data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Jumat 27 Februari 2026, dari hasil pendataan Survei Susenas 2024, terdapat 72,78 persen penduduk Indonesia yang telah mengakses internet di tahun 2024. Angka ini terus mengalami peningkatan karena setahun sebelumnya hanya 69,21 persen penduduk Indonesia yang telah mengakses internet.
Tingginya penggunaan internet ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia memiliki akses yang lebih luas terhadap sumber informasi dan menjadi indikator kesiapan suatu negara atau wilayah dalam menghadapi era transformasi digital.
Website berfungsi sebagai “rumah digital” bagi bisnis. Di sinilah calon pelanggan dapat menemukan informasi lengkap tentang produk, layanan, harga, hingga cara pemesanan. Berbeda dengan media sosial yang bergantung pada algoritma, website memberikan kendali penuh kepada pemilik usaha atas konten dan tampilan bisnisnya.
Selain itu, website meningkatkan kredibilitas. Konsumen cenderung lebih percaya pada bisnis yang memiliki situs resmi karena terlihat profesional dan terpercaya. Dengan optimasi mesin pencari (SEO), website juga memungkinkan UMKM ditemukan lebih mudah melalui pencarian di Google.
Persaingan bisnis semakin ketat, terlebih dengan munculnya marketplace dan brand besar yang agresif secara digital. Tanpa kehadiran online, UMKM berisiko tertinggal. Website dan media sosial membantu usaha kecil bersaing secara lebih setara, bahkan menjangkau pasar nasional hingga internasional.
Digitalisasi juga membuka peluang analisis data. Pelaku UMKM dapat memahami perilaku pelanggan, jam aktif audiens, hingga produk yang paling diminati. Informasi ini menjadi dasar strategi pemasaran yang lebih efektif dan terukur.
Di era digital saat ini, keberadaan online bukan lagi pilihan, melainkan langkah strategis. UMKM yang berani bertransformasi akan lebih siap menghadapi perubahan zaman dan peluang pasar yang semakin luas.