Minim PJU dan Macet Jadi Tantangan Wisatawan ke Pandeglang
- 11 Apr 2024 14:05 WIB
- Banten
KBRN, Pandeglang: Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Pandeglang menyoroti soal Penerangan Jalan Umum (PJU) dan sejumlah titik kemacetan di Pandeglang saat libur lebaran 2024.
Pasalnya, beberapa titik menuju jalur wisata, dianggap minim penerangan. Kemudian sejumlah ruas jalan di Pandeglang kerap mengalami kemacetan panjang lantaran kondisi jalan tidak mampu menampung volume kendaraan wisatawan yang membludak.
Baca juga:
Okupansi Hotel di Pandeglang Sudah 70 Persen
"Yang jadi tantangan dan cari solusi pengaturan di titik rawan kemacetan dan penerangan lampu PJU yang perlu ada perhatian khusus," ujar Ketua PHRI Kabupaten Pandeglang, Widiasmanto, Kamis (11/4/2024).
Dia menjelaskan, dua hal itu harus menjadi perhatian pemerintah guna memberi rasa nyaman bagi wisatawan. Sebab tak jarang wisatawan mengeluhkan minimnya penerangan dan kemacetan ketika melintasi jalan ke destinasi wisata.
"Ini (perbaikan PJU dan solusi kemacetan) akan berdampak positif bukan hanya pada pelaku usaha pariwisata PHRI tapi pasti perputaran ekonomi secara luas," ucapnya.
Baca juga:
Balawista Prioritaskan Pengamanan Objek Wisata Ditiga Kabupaten
Namun begitu Widiasmanto tetap optimistis kunjungan wisatawan pada libur lebaran tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya. Alasannya, karena saat ini infrastruktur penunjang kesejumlah destinasi wisata sudah membaik.
"Kami optimistis tingkat okupansi hotel dan kunjungan wisatawan di objek wisata di Pandeglang akan ramai dan penuh. Hal ini didukung kondisi cuaca yang cukup aman nyaman dan infrastruktur yang cukup baik menuju destinasi wisata," ujar Widi.
Sementara Kasubsi PIDM SI Humas Polres Pandeglang, Ipda Abdul Mu'iz mengakui ada beberapa titik rawan macet di Pandeglang, terutama yang menuju objek wisata. Seperti di Pertigaan Cipacung, simpang Mengger, dan pertigaan Caringin.
Baca juga:
Sejumlah Langkah Pengamanan Polres Pandeglang Selama Lebaran
Namun dia menyebut, Polres sudah menyiapkan ratusan personel untuk mengamankan lalu lintas menuju sejumlah objek wisata. Bahkan langkah rekayasa lalu lintas juga akan diterapkan apabila terjadi kepadatan arus kendaraan wisatawan.
“Apabila terjadi kemacetan dari arah Kota Serang menuju Pantai Carita, kami akan melakukan rekayasa one way, begitu juga untuk arah sebaliknya, dan itu sifatnya kondisional," ujarnya.
Pada libur lebaran kali ini, pemerintah memprediksi sebanyak 600 ribu wisatawan akan memadati berbagai objek wisata di Pandeglang. Jumlah itu lebih tinggi dibanding realisasi kunjungan wisatawan pada libur lebaran tahun lalu, yang mencapai 500 ribu kunjungan. Destinasi wisata bahari dipandang masih menjadi tujuan favorit wisatawan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....