Metatah Massal Pure Eka Wira Anantha Diikuti Puluhan Peserta
- 03 Jul 2023 13:38 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Umat Banjar Eka Wira Anantha (EWA) Serang kembali mengadakan upacara Manusia Yadnya, yaitu Metatah Massal 2023. Upacara Manusia Yadnya ini merupakan Salah satu agenda pengurus Banjar Serang untuk memfasilitasi umat sehingga umat tidak perlu ke Bali untuk Metatah. Umat Banjar menyambut baik pelaksanaan upacara Manusia Yadnya ini yang dilaksanakan di Pure Wira Eka Anantha, Senin (3/7/ 2023). Antusisme masyarakat terlihat dari jumlah peserta yang ikut sebanyak 47 orang. Sedangkan terakhir kali Banjar Serang mengadakan upacara serupa pada tahun 2018 silam.
Rangkaian upacara Metatah ini didahului dengan upacara Ngeraje Singe-Ngeraje Sewale bagi peserta yang belum melakukan upacara tersebut. Upacara Ngeraje Singe Ngeraje Sewale dilakukan sebulan sebelum pelaksanaan Metatah yaitu pada 3 Juni 2023.
Sebagai sebuah Banjar yang diayomi oleh PHDI PHDI Banten, tata cara pelaksanaan upacara Metatah ini mengikuti Desa Kala Patre di Banten. Dimana jauh hari sebelum pelaksanaan Panitya sudah melakukan koordinasi dan mohon petunjuk ke Ide Pedande Nabe Putra Sidemen sebagai Manggale Pure.
Umumnya sebagai komunitas di perantauan, umat Hindu di Banten khususnya di Serang, upacara ini dilakukan secara bergotong royong dalam penyiapan segala sesuatunya.
Upacara Metatah kali ini yang diikuti oleh 47 peserta, terdiri dari 22 peserta perempuan dan 25 peserta laki laki dan peserta paling tua berumur 47. Pelaksanaan upacara ini dimulai pada pukul 05.00 diawali dengan Megumi Pedangan, Ngekeb, Mabyakala, Pemujaan dilanjut dengan Ngerajah sebelum naik ke tempat Metatah.
Ketua panitia Nyoman Mangku Masmadia mengatakan upacara Menatah tahun ini diikuti sebanyak 47 orang. Panitia menyiapkan 3 dipan/bale untuk Metatahnya dengan 3 Sangging.
“Kami dari panitia menyiapkan 3 bale dan 3 Sangging untuk prosesinya dan diiringi dengan tabuh klentangan yang kita datangkan dari Banjar lain untuk bersama-sama ngayah agar acara ini berlangsung sukses,” ucap Nyoman.
Lebih lanjut, kata dia panitia sudah menyiapkan acara tersebut jauh-jauh hari.
"Kira-kira 2-3 bulan dari sosialisasi kepada semua umat Banjar, Matur ke Grye Ide Nabe hingga pelaksanaan hari ini," ucapnya.
Sementara menurut Kliang Banjar Eka Wira Anantha, I Wayan Gede Darmayadi mengatakan kegiatan ini merupakan kali ketiga sejak 2011 lalu.
"Kami melaksanakan upacara Metatah ini dengan peserta yang selalu meningkat dan tentunya dari sisi pembiayaan sangat jauh kalau dengan pelaksaannya di Bali," ujarnya.
"Banjar Eka Wira Anantha terdiri dari 175 KK tersebar dalam Kota/ Kabupaten Serang dan Kota Cilegon. Sementara keberadaan Pure berada di dalam kawasan militer tepatnya Kawasan Grup1 Kopassus," ucapnya.
Diketahui tradisi Metatah adalah upacara potong gigi yang dilakukan oleh umat Hindu di Bali. Biasanya juga disebut juga tradisi Mepandes atau Mesagih. Tradisi ini wajib diikuti oleh semua orang Bali, baik laki-laki maupun wanita yang telah menginjak masa remaja.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....