Warga Padarincang Dilatih Inovasi Ekoeduwisata untuk Mitigasi Bencana

  • 20 Agt 2026 11:19 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Pemberdayaan masyarakat melalui inovasi ekoeduwisata berbasis mitigasi bencana digelar di Desa Padarincang, Kabupaten Serang, Selasa 18 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pengabdian kepada masyarakat tahun 2026. Program tersebut mendorong pengembangan potensi wisata sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana.

Kegiatan dilaksanakan Universitas Banten Jaya melalui kolaborasi dengan Pokdarwis Macan Ketawa dan Forum Pengurangan Risiko Bencana Desa Padarincang. Masyarakat diberikan edukasi mengenai konsep ekoeduwisata serta pentingnya mitigasi bencana dalam pengelolaan kawasan wisata. Edukasi tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan wisata yang berkelanjutan.

Dosen Universitas Banten Jaya, Khotibul Umam mengatakan, kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pengembangan ekoeduwisata sekaligus mitigasi bencana. Menurutnya, pengembangan wisata harus berjalan beriringan dengan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.

“Kita harus menyiapkan mitigasi bencana yang ada di Desa Padarincang, karena desa ini pernah terjadi banjir bandang pada 7 Maret 2025,” ujarnya, Rabu 19 Agustus 2026.

Khotibul menjelaskan, masyarakat juga didorong memiliki kemampuan dalam mengelola potensi wisata yang ada di wilayahnya. Kemampuan tersebut mencakup pembuatan paket wisata hingga pemasaran produk dan paket wisata kepada pengunjung.

Dengan demikian, pengembangan ekoeduwisata diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat. Selain pengembangan wisata, kegiatan tersebut juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat terhadap risiko bencana.

Masyarakat diharapkan memahami wilayah Padarincang memiliki potensi bencana yang perlu diantisipasi. Kesiapsiagaan menjadi bagian penting dalam menciptakan kawasan wisata yang aman dan berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat juga mendapatkan dukungan berupa sejumlah peralatan yang berkaitan dengan pengembangan ekoeduwisata dan mitigasi bencana. Bantuan tersebut diberikan melalui pendanaan hibah pengabdian kepada masyarakat dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tahun 2026.

Dukungan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kapasitas masyarakat. Khotibul berharap masyarakat Padarincang mampu mengembangkan potensi wisata secara mandiri sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana.

Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat terus diterapkan dalam pengelolaan wisata berbasis masyarakat. Dengan kolaborasi berbagai pihak, Desa Padarincang diharapkan semakin tangguh dalam menghadapi bencana sekaligus berkembang sebagai destinasi ekoeduwisata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....