Wisata Gunung Gedor Taktakan Minta Pemerintah Bantu Listrik-MCK

  • 30 Jul 2026 11:41 WIB
  •  Banten
Poin Utama
  • Gunung Gedor di Kelurahan Cibendung, Kecamatan Taktakan, Kota Serang memiliki potensi wisata alam yang besar namun terhambat minimnya fasilitas dasar.
  • Ketiadaan jaringan listrik, MCK (mandi, cuci, kakus), dan pasokan air bersih menjadi hambatan utama pengembangan kawasan wisata puncak.
  • Pokdarwis Gunung Gedor dengan ketua Buhari mendesak pemerintah untuk segera menyediakan infrastruktur dasar yang diperlukan guna mengoptimalkan potensi wisata.

RRI.CO.ID, Serang - Potensi wisata alam Gunung Gedor di Kelurahan Cibendung, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, terganjal minimnya fasilitas dasar. Pengelola setempat kini mendesak pemerintah untuk membantu penyediaan jaringan listrik, MCK, dan pasokan air bersih.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Gunung Gedor, Buhari menyebut, ketiadaan listrik menjadi penghambat utama pengadaan air di kawasan puncak.

"Yang paling kepepet sekarang MCK, air bersih, sama penerangan. Kalau listrik sudah masuk, kita baru bisa tarik instalasi buat pompa penampungan air. Rencananya mau kita bikin di tiga titik," kata Buhari, Kamis, 30 Juli 2026.

Buhari mengaku, sudah melayangkan proposal bantuan ke Pemerintah Provinsi Banten dan tengah menunggu respons. Di sisi lain, komunikasi dengan PLN juga sudah berjalan.

"Pihak PLN sudah sempat datang survei ke lokasi. Katanya mau diproses dulu di kantor, tapi sampai sekarang kami masih nunggu keputusannya," ujarnya.

Padahal, destinasi di ketinggian 349 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini terbilang potensial. Jalur pendakiannya tergolong landai—hanya punya dua tanjakan dan dua anak tangga—sehingga aman untuk pendaki pemula, anak-anak, maupun wisata keluarga.

Akses menuju puncak yang dulunya cuma jalan setapak kini sudah diperlebar warga secara swadaya menjadi 1,5 meter agar pengunjung bisa berjalan berpapasan dengan leluasa.

Dari target empat pos istirahat, tiga pos sudah berhasil didirikan. Pengelola juga menyediakan persewaan tenda seharga Rp40 ribu hingga Rp60 ribu. Warga atau wisatawan yang berkunjung cukup membayar tiket masuk Rp5 ribu, atau Rp15 ribu jika ingin berkemah.

Lurah Cibendung, Yanti Nur Nasyiatul menambahkan, pihak kelurahan dan warga sejauh ini terus mencicil pembenahan lokasi sesuai kemampuan anggaran yang ada.

"Toilet satu unit sudah berfungsi, posko pendakian juga dibangun bertahap. Soal listrik, PLN sudah survei. Kami sangat berharap bisa segera terealisasi supaya Gunung Gedor ini makin siap jadi destinasi unggulan Kota Serang," kata Yanti.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....