Lebak Perkuat Pengembangan Agrowisata Cikapek Bersama Kementerian Pariwisata
- 22 Jul 2026 08:06 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Lebak - Pemerintah Kabupaten Lebak terus mematangkan rencana pengembangan Agrowisata Cikapek sebagai salah satu destinasi wisata unggulan baru di daerah tersebut. Upaya tersebut ditandai dengan audiensi bersama Kementerian Pariwisata Republik Indonesia yang berlangsung di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Selasa, 21 Juli 2026.
Audiensi tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Lebak. Pertemuan itu bertujuan membahas rencana pembangunan dan pengembangan Agrowisata Cikapek agar menjadi destinasi wisata baru yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Lebak.
Pemkab Lebak juga berharap memperoleh dukungan dari Kementerian Pariwisata RI dalam aspek pembangunan infrastruktur, promosi, hingga penguatan kerja sama lintas sektor. Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah memaparkan konsep pengembangan Agrowisata Cikapek yang mengusung perpaduan antara ekowisata, eduwisata, kebudayaan, kesenian, serta pelestarian lingkungan.
Kawasan tersebut memiliki potensi besar untuk menjadi magnet baru bagi wisatawan lokal maupun nasional. Ia menjelaskan Agrowisata Cikapek dirancang sebagai destinasi pelengkap yang memperkaya pilihan wisata di Kabupaten Lebak.
Selama ini Kabupaten Lebak telah dikenal melalui sejumlah destinasi unggulan seperti Pantai Sawarna, Seren Taun, dan kawasan adat Baduy. Ke depan, Agrowisata Cikapek diharapkan menjadi salah satu ikon wisata baru yang mampu memperpanjang lama tinggal wisatawan di Kabupaten Lebak.
Selain menawarkan keindahan alam, kawasan tersebut juga akan menghadirkan pengalaman edukatif dan budaya bagi para pengunjung. Amir Hamzah mengatakan, keberadaan Agrowisata Cikapek nantinya juga akan berfungsi sebagai kawasan transit bagi wisatawan yang hendak menuju Baduy. Dengan demikian, wisatawan dapat menikmati berbagai atraksi sebelum melanjutkan perjalanan ke wilayah adat tersebut.
"Kami merencanakan Agrowisata Cikapek menjadi destinasi wisata baru selain Sawarna, Seren Taun, dan Baduy. Nantinya kawasan ini akan menjadi tempat transit bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Baduy sehingga perjalanan mereka menjadi lebih nyaman," ujar Amir Hamzah.
Ia menambahkan, konsep wisata yang dikembangkan tidak hanya berorientasi pada hiburan, tetapi juga memberikan nilai edukasi dan pelestarian budaya. "Agrowisata ini memadukan ekowisata, eduwisata, kebudayaan, serta pelestarian lingkungan. Kami juga akan membangun miniatur dan museum Baduy sebagai bagian dari daya tarik wisata," katanya.
Pembangunan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar. Ia optimistis pengembangan kawasan wisata baru akan membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM, petani, pengrajin, hingga sektor jasa pariwisata.
Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dinilai menjadi faktor penting dalam mewujudkan program tersebut.
Asisten Deputi Pengembangan Amenitas dan Aksesibilitas Pariwisata Wilayah I Kementerian Pariwisata RI, Bambang Cahyo Murdoko, menyambut baik langkah proaktif Pemerintah Kabupaten Lebak. Potensi yang dimiliki Agrowisata Cikapek cukup menjanjikan apabila dikembangkan secara terencana dan berkelanjutan.
"Kami menyambut positif inisiatif Pemerintah Kabupaten Lebak dalam mengembangkan Agrowisata Cikapek. Kementerian Pariwisata akan memberikan asistensi teknis sesuai kewenangan agar pengembangannya dapat berjalan optimal," ujar Bambang .
Ia juga menilai kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam menghadirkan destinasi wisata yang berkualitas, berdaya saing, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui audiensi tersebut, diharapkan rencana pengembangan Agrowisata Cikapek dapat segera direalisasikan sehingga menjadi destinasi wisata unggulan baru yang memperkuat sektor pariwisata Kabupaten Lebak sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....