Pokdarwis Kabupaten Serang Meriahkan Exiting Banten Festival 2026 di Anyerq

  • 27 Jun 2026 18:35 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kabupaten Serang, ikut serta meriahkan puncak acara Exciting Banten Festival tahun 2026 dengan mendirikan stand atau Both UMKM di Pantai Palem Cibeureum 1, Anyer, Kabupaten Serang Banten, Sabtu-Minggu,27-28 Juni 2026.

Dimana dalam Both Pokdarwis Kabupaten Serang itu menawarkan sejumlah hasil kerajinan tangan pelaku UMKM yang tergabung dalam Pokdarwis Kabupaten Serang, Banten. Seperti, kerajinan dari bahan dasar buah berenuk, kopi, dan sejumlah hasil bumi yang ada di Kabupaten Serang.

“Kalau ini mewakili Pokdarwis dan ada produk-produk dan paket wisata yang ada di Kabupaten Serang. Barang-barang ini selain hasil produksi sendiri, namun ada juga hasil masyarakat. Jadi masyarakat yang membuat kami yang memasarkan,” ucap ketua Pokdarwis Kabupaten Serang, Jaenal kepada RRI.

Jaenal menyampaikan, harga produk yang ditawarkan dalam both Pokdarwis Kabupaten Serang ini mulai dari Rp 12 ribu hingga Rp100 ribu. Tergantung dari tingkat kesulitan kerajinan yang dibuat. “Untuk harga mulai dari Rp 12 ribu hingga Rp 75 ribu untuk makanan dan hasil kerajinan kisaran Rp 100 ribu,” ujar Jaenal.

Jaenal menyampaikan, produk yang ada di Pokdarwis Kabupaten Serang bisa didapat melalui online maupun offline. Menurutnya, adanya produk yang sudah masuk di marketplace. “Sementara ini selain offline kita ada online juga, untuk peminat memang untuk kerajinan tangan ini belum terlalu bagus namun tidak mengurangi semangat para pengrajin,” katanya.

Sementara itu, Owner Bejod Magic Bamboo Muhammad Nasir Ali Muhidin mengaku, menjajakan produk dari kerajinan Bamboo yang ada di Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Banten. “Dari awal berdiri sampai sekarang, gelas bamboo, teko, nampan, tas bahkan hingga guitar bamboo yang mulai dari Rp 20.000 hingga Rp 4,5 jutaan. Bisa dipesan secara langsung atau melalui nomor WhatsApp (083898727244),” ujar Muhammad Nasir.

Muhammad Nasir mengaku, produksi kerajinan Bamboo ini dilakukan sejak tahun 2010 dan sampai sekarang. “Untuk mengetahui seluruh produksi Bamboo bisa dilihat di laman IG (Instagram) dan Alhamdulillah peminat sampai sekarang dan sudah tiga kali tembus ke tingkat internasional,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....