Sebanyak 42 Destinasi Wisata Lebak Dongkrak Ekonomi Desa
- 19 Apr 2026 05:55 WIB
- Banten
Poin Utama
- Objek wisata di Lebak tingkatkan ekonomi UMKM
- 42 objek wisata yang dikelola masyarakat desa mampu tingkatkan ekonomi warga dan menjadi lapangan keeja bagi warga setempat
- Disbudpar Lebak terus lakukan peningkatan kualitas SDM bidang Pariwisata
RRI.CO.ID,Lebak -Sebanyak 42 destinasi wisata di Kabupaten Lebak, Banten, terbukti mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan. Keberadaan objek wisata tersebut juga dinilai efektif dalam menyerap tenaga kerja lokal.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lebak, Yosep Muhamad Holis, mengatakan seluruh destinasi wisata tersebut dikelola langsung oleh masyarakat desa.
Hal ini memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pendapatan warga. “Sebanyak 42 destinasi wisata itu dikelola masyarakat desa dan banyak dikunjungi wisatawan, sehingga mampu meningkatkan pendapatan ekonomi desa serta menyerap tenaga kerja lokal,” ujar Yosep di Lebak, Sabtu, 18 April 2026.
Dari puluhan destinasi tersebut, terdapat 10 lokasi wisata yang menjadi favorit wisatawan. Beberapa di antaranya adalah Pantai Sawarna, Pantai Bagedur, hingga kawasan wisata budaya Badui. Objek wisata lain yang masuk dalam daftar favorit adalah Pantai Legon Pari, Wong Sagati, Rangga Wulung, Goa Lebak Tipar, Kebun Teh, Negeri Di Atas Awan, serta Pemandian Air Panas Alam Tirta.
Yosep menjelaskan, pengembangan sektor pariwisata juga berdampak pada tumbuhnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Produk kerajinan dan kuliner khas Lebak kini semakin berkembang. Menurutnya, pemerintah daerah bahkan telah membangun pusat perdagangan di sejumlah lokasi wisata.
Pusat tersebut menjadi tempat penjualan kerajinan tangan dan makanan tradisional khas Lebak. “Kami mendorong objek wisata yang dikelola masyarakat dapat berkembang dan mampu meningkatkan pendapatan ekonomi warga setempat,” katanya.
Ia menambahkan, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang pengelolaan pariwisata terus dilakukan. Langkah ini penting agar destinasi wisata di Lebak mampu bersaing dan menarik wisatawan mancanegara. Upaya peningkatan SDM dinilai semakin relevan dengan hadirnya infrastruktur pendukung.
Di antaranya adalah beroperasinya Jalan Tol Serang–Panimbang dan layanan KRL rute Rangkasbitung–Tanah Abang. “Kami meyakini melalui peningkatan SDM tata kelola, destinasi wisata akan dibanjiri wisatawan,” ujar Yosep.
Seorang wisatawan asal Bogor, Hilmi, mengaku terkesan dengan keindahan objek wisata Rangga Wulung. Ia menyebut lokasi tersebut memiliki kolam alami dengan air jernih dan segar. Menurut Hilmi, kolam alami tersebut terbentuk dari aliran air pegunungan yang masih sangat alami.
Suasana di sekitarnya juga asri dengan pepohonan rindang. “Kolamnya tidak terlalu dalam, sehingga aman bagi anak-anak maupun orang dewasa,” katanya.
Ia mengaku datang bersama keluarga untuk menikmati kesegaran air di lokasi tersebut. “Kami ke sini ingin menikmati air Ranggawulung yang asli dari pegunungan dan sangat segar serta dingin,” ujar Hilmi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....