Akses Tol Menjadi Solusi Utama Kemacetan Pandeglang
- 28 Mar 2026 15:34 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang – Percepatan pembangunan jalan tol menuju Kabupaten Pandeglang menjadi kebutuhan mendesak guna mengatasi kendala klasik kemacetan luar biasa setiap momentum libur panjang Idulfitri. Penambahan moda transportasi yang tidak dibarengi dengan perluasan lebar jalan utama dinilai menjadi penyebab utama penumpukan kendaraan di simpul-simpul menuju destinasi wisata.
"Jalur-jalur alternatif dan pelebaran jalan selama ini belum menunjukkan progres yang signifikan di wilayah Pandeglang," kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Pandeglang, Widiasmanto, Sabtu, 28 Maret 2026.
Menurutnya, selama ini upaya pemeliharaan jalan hanya bersifat penambalan lubang tanpa adanya penambahan kapasitas ruang jalan yang memadai untuk menampung lonjakan kendaraan. Hal ini dinilainya mengakibatkan waktu tempuh wisatawan menuju kawasan Carita dan Tanjung Lesung menjadi terhambat secara drastis saat musim liburan tiba.
"Kemacetan di Pandeglang ini luar biasa dari dulu sampai sekarang karena jalur alternatif dan pelebaran jalan belum memadai. Kita harus mendorong akses tol segera terealisasi agar menjadi opsi bagi market Jabodetabek, sehingga akses menuju destinasi pariwisata kita menjadi lebih lancar dan nyaman," katanya.
Realisasi pembangunan jalan tol Serang – Panimbang yang sedang dikerjakan diprediksinya akan menjadi opsi utama bagi pasar wisatawan asal Jabodetabek yang ingin mengakses destinasi wisata dengan waktu tempuh lebih singkat. Dengan adanya jalur tol, menurutnya beban jalan nasional maupun provinsi dapat berkurang sehingga wisatawan dari arah lokal Banten tetap dapat melintas dengan nyaman.
Selain persoalan jalan, Ia juga menyoroti kelengkapan sarana pendukung jalan seperti penerangan jalan umum dan petunjuk arah yang menjadi faktor keamanan yang perlu diperbaiki. Fasilitas ini dinilainya sangat penting bagi pelancong yang melakukan perjalanan malam hari agar terhindar dari risiko kecelakaan atau tersesat.
Widi berharap pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan bisa memberikan perhatian serius terhadap percepatan proyek strategis nasional ini agar bisa berfungsi pada libur lebaran tahun mendatang. Infrastruktur yang memadai dinilainya akan berbanding lurus dengan peningkatan kunjungan wisatawan ke berbagai objek wisata di Pandeglang.
"Penambahan kendaraan tidak sebanding dengan pelebaran jalan yang ada, jadi perhatian bersama untuk mendorong infrastruktur tol itu penting. Harapannya lebaran tahun depan sudah ada alternatif melalui tol, ditambah dengan perbaikan penerangan jalan dan petunjuk arah yang lebih jelas bagi wisatawan," ujarnya.
Widi menilai, konektivitas yang baik akan memicu pertumbuhan ekonomi baru di sepanjang jalur yang dilalui, termasuk bagi para pengrajin oleh-oleh dan kuliner lokal. PHRI optimistis jika tantangan infrastruktur ini teratasi, sektor perhotelan dan restoran di Pandeglang akan mengalami pertumbuhan yang jauh lebih stabil sepanjang tahun.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....