Ratusan Relawan Balawista Siaga di Pesisir Banten
- 26 Mar 2026 08:46 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang - Ratusan personel penyelamat pantai disiagakan di sepanjang garis pantai Banten guna mengawal keselamatan wisatawan selama masa libur Idulfitri 1447 Hijriah. Penempatan petugas ini merupakan langkah antisipasi menghadapi lonjakan pengunjung yang memadati destinasi wisata tirta di wilayah Kabupaten Pandeglang dan sekitarnya. Pengawasan diperketat di titik-titik keramaian untuk memastikan aktivitas berenang di laut tetap berada dalam koridor zona aman yang telah ditentukan oleh otoritas terkait.
Petugas Balawista Banten, Hasan Basri, mengungkapkan sebanyak 100 personel telah diterjunkan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Banten untuk bertugas di lapangan. Kekuatan pengamanan ini pun dipertebal dengan kehadiran sekitar 300 relawan yang tersebar secara terkondisi di berbagai destinasi wisata unggulan. Sinergi antara petugas organik dan relawan ini diharapkannya menjadi pilar utama dalam menjaga kondusivitas area pantai di tengah fenomena kunjungan massal masyarakat saat hari raya.
"Dinas Pariwisata memfasilitasi sekitar 100 orang se-Provinsi Banten, namun ada relawan-relawan yang terkondisikan di beberapa destinasi sebanyak 300 orang untuk membantu penjagaan," katanya, Kamis 26 Maret 2026.
Ia mengatakan kondisi cuaca di pesisir Banten selama musim libur lebaran 2026 terpantau cukup cerah dengan suhu udara yang cenderung panas. Fenomena cuaca ini pun menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung menghabiskan masa liburnya, namun menurutnya kewaspadaan ekstra tetap ditekankan terkait kelelahan fisik saat beraktivitas di bawah terik matahari. Sementara itu, parameter gelombang laut dilaporkan berada pada kategori tenang dengan rata-rata ketinggian sekitar setengah meter atau cenderung flat.
Meski kondisi ombak tergolong aman untuk aktivitas air, Balawista tetap menghimbau para pelancong untuk tidak lengah dan tetap menjaga kedisiplinan diri selama berlibur. Ia menilai orang tua memegang peranan krusial dalam mengawasi anak-anak agar tidak berenang terlalu ke tengah menjauhi bibir pantai. Penggunaan pelampung atau alat bantu keselamatan lainnya ditekankannya bagi setiap pengunjung yang ingin melakukan kontak langsung dengan air laut guna meminimalisir risiko yang tidak diinginkan.
"Himbauan kami ketika bermain ke pantai adalah jaga kondisi dan jangan lalai, anak-anak harus tetap dijaga serta patuhi arahan petugas. Jangan berenang terlalu ke tengah dan gunakan pelampung saat beraktivitas di air demi keselamatan bersama," katanya.
Kepatuhan terhadap instruksi petugas lapangan menurutnya menjadi syarat mutlak bagi setiap individu yang ingin menikmati keindahan pantai Carita dan sekitarnya. Balawista secara rutin melakukan patroli dan memberikan peringatan melalui pengeras suara jika mendapati wisatawan yang melanggar batas zona renang. Upaya preventif ini terus dilakukan secara konsisten agar keceriaan momentum lebaran tidak terganggu oleh insiden kecelakaan laut yang fatal.
Kesiapsiagaan ratusan relawan ini diharapkannya mampu memberikan rasa tenang bagi jutaan wisatawan yang memilih Banten sebagai tujuan utama berlibur. Koordinasi yang solid antara pemerintah daerah dan komunitas penyelamat dinilainya menjadi kunci suksesnya pengelolaan wisata aman di tanah jawara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....