Long Weekend, Wisata Carita Dipadati Pengunjung
- 06 Sep 2025 15:41 WIB
- Banten
KBRN, Pandeglang: Kawasan wisata Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, dipadati wisatawan pada libur panjang akhir pekan ini. Sejak Jumat malam, wisatawan dari berbagai daerah berdatangan dan memilih hotel maupun penginapan sebagai tempat singgah sebelum beraktivitas di pantai dan destinasi alam pada keesokan harinya.
Peningkatan jumlah kunjungan terlihat dari tingkat okupansi hotel dan restoran yang mencapai sekitar 60 hingga 70 persen.
Baca juga: Libur Panjang, Okupansi Hotel di Carita Naik 80 Persen
Ketua Komunitas Peduli Pariwisata Carita (KPPC), Supriadi Franky menjelaskan, wisatawan banyak datang pada malam hari untuk beristirahat, adapun puncak aktivitas wisata diperkirakan akan terjadi pada hari Sabtu dan Minggu.
“Untuk hotel-restoran sampai 70 persen. Wisatawan banyak yang datang malam hari untuk menginap, lalu besoknya baru beraktivitas di pantai maupun wisata alam lainnya. Jadi puncaknya akan terlihat Sabtu dan Minggu,” ujarnya, Sabtu (6/9/2025).
Mayoritas wisatawan yang berkunjung ke Carita berasal dari luar daerah Pandeglang seperti Jabodetabek, sedangkan wisatawan lokal hanya sekitar 10 hingga 20 persen. Menurutnya kehadiran pengunjung dari berbagai daerah ini juga membawa dampak ekonomi yang signifikan bagi pelaku usaha wisata setempat.
Baca juga: Balawista Minta Wisatawan Patuhi Imbauan Keselamatan Pantai
Dari sejumlah destinasi yang tersedia, menurut Franky Pantai Pandan masih menjadi primadona wisatawan. Pantai ini menawarkan suasana yang lebih eksotis dengan fasilitas lengkap, mulai dari hiburan musik, kolam renang, restoran, hingga wahana olahraga air.
"Pantai Pandan masih menjadi lokasi favorit untuk bersantai maupun berkumpul bersama keluarga," ucap dia.
Namun demikian, sejumlah kendala masih ditemui di lapangan. Menurut Franky fasilitas jalan seperti trotoar belum tersedia sehingga membatasi kenyamanan pejalan kaki dan pesepeda karena harus berdempetan dengan kendaraan.
Baca juga: Lonjakan Wisatawan Dorong UMKM dan Ekonomi Lokal di Banten
Penerangan jalan umum juga dinilai masih minim, membuat kawasan wisata menjadi gelap pada malam hari. Selain itu, lalu lintas kendaraan besar yang melintas di jalur wisata seringkali mengganggu kelancaran akses wisatawan.
“Yang jadi masalah pertama trotoar tidak tersedia, padahal ada hak pejalan kaki dan pesepeda. Kedua, lampu jalan minim. Kalau malam, kawasan wisata jadi gelap. Mobil besar juga masih bebas masuk, padahal sebaiknya diatur supaya Sabtu-Minggu mereka tidak lewat jalur wisata,” katanya.
Baca juga: Lima Hotel di Pantai Carita yang Nyaman untuk Nikmati Libur Panjang Waisak
Momentum libur panjang ini dinilai Frenky menjadi evaluasi penting bagi pengembangan wisata Carita. Perbaikan infrastruktur dasar seperti jalan, trotoar, penerangan, hingga penataan lalu lintas menjadi kebutuhan mendesak agar kenyamanan wisatawan lebih terjamin.
"Melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat lokal kami berharap kedepanya kawasan wisata di Kecamatan Carita tidak hanya mengandalkan kunjungan akhir pekan, tetapi juga mampu menarik wisatawan pada hari-hari biasa melalui event, festival, maupun inovasi lainnya," ujar dia. (Ridwan Maulana)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....