Bulog Ingatkan Warga Jangan Percaya Isu Kelangkaan Beras

  • 03 Sep 2025 12:56 WIB
  •  Banten

KBRN, Serang: Perum Bulog Cabang Serang menegaskan stok beras di Banten dalam kondisi aman dan mencukupi hingga akhir tahun, bahkan sampai awal 2026. Masyarakat diimbau untuk tidak panik atau percaya pada isu kelangkaan beras yang beredar di tengah masyarakat.

Pemimpin Cabang Bulog Serang, Johan Wahyudi menjelaskan hingga saat ini Bulog mengelola stok beras sekitar 27.000 ton, jumlah yang dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Banten. “Stok kita sangat aman. Jadi, jangan percaya isu yang mengatakan beras akan langka. Selama ada Bulog, ketersediaan beras selalu kami jaga,” ujar Johan dalam dialog bersama di RRI Banten, Rabu (3/9/2025).

Bulog tidak hanya menjaga stok, tetapi juga menyalurkan beras melalui program SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) ke berbagai jalur distribusi. Mulai dari pasar tradisional, koperasi, gerakan pangan murah, hingga ritel modern sepeerti Alfamart, Indomaret dan Hypermart.

Selain beras, Bulog juga mengedarkan produk Minyak Kita untuk menjaga stabilitas harga minyak goreng. Semua langkah ini dilakukan untuk memastikan harga pangan tetap terjangkau dan pasokan terjaga.

Johan menambahkan, Bulog juga bersinergi dengan petani lokal untuk menyerap gabah hasil panen. Jika harga gabah turun di bawah Rp6.500 per kilogram, Bulog siap membeli sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP). “Jangan sampai petani rugi dan masyarakat panik. Kami hadir untuk menstabilkan dua sisi, harga di petani dan pasokan di konsumen,” ujarnya.

Johan menambahkan dengan stok yang mencukupi dan distribusi yang terkendali, Johan kembali mengingatkan masyarakat agar tidak terpancing isu kelangkaan. “Jangan panic buying, jangan percaya hoaks. Bulog pastikan pangan aman," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....