Empat Mahasiswa Untirta Berhasil Mengolah Limbah Jadi Rupiah
- 13 Jun 2024 05:59 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Empat mahasiswa kreatif dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Banten berhasil mengolah limbah ampas kedelai menjadi produk abon bernilai jual tinggi. Imelda Beth, Nur Aini Pitaloka, Tamia Astriyani Putri, Tika Maulidina, yang merupakan mahasiswa jurusan Ekonomi Pembangunan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Angkatan 2022, memperkenalkan produk inovatif mereka yang diberi nama "Bonsai".
Dalam wawancara Bersama RRI Banten dalam Program Mozaik Indonesia, Imelda menjelaskan bahwa ide ini bermula dari salah satu mata kuliah yang mengharuskan mereka menciptakan produk yang mengusung tema green economy, blue economy, atau social entrepreneurship. Setelah beberapa kali mengalami kegagalan dalam mencoba produk lain, mereka akhirnya menemukan formula yang tepat untuk membuat abon dari ampas kedelai.
“Awalnya kami ingin membuat abon dari ikan, tapi karena salah satu dari kami alergi ikan, kami beralih ke ampas kedelai, kami menemukan ide ini saat menghadiri acara UMKM di kampus, di mana salah satu pembicara menyebutkan bahwa ampas kedelai bisa diolah menjadi biskuit di Jepang dari situ, kami berpikir untuk membuat abon dari ampas kedelai,” katanya.
Produk Abon Bonsai ini memiliki daya tahan hingga sebulan, dan telah diuji coba kepada keluarga dan teman-teman mereka. Produk ini mendapatkan respon positif, terutama karena rasanya yang gurih dan unik. Saat ini, mereka menjual produk ini melalui pre-order dan memproduksinya dalam jumlah terbatas hanya sekitar 30 bungkus per minggu.
"Kami berharap produk ini bisa terus berkembang, mengurangi limbah kedelai, dan memberikan nilai tambah bagi lingkungan. Kami juga berencana untuk memperluas produksi dan mungkin mengembangkan variasi rasa baru," ujar Imelda.
Melalui inovasi ini, Imelda dan kawan-kawannya berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mengurangi limbah dan menciptakan produk yang bernilai ekonomis tinggi. Produk abon Bonsai ini dijual hanya dengan harga Rp6.000 per bungkus, dan dapat dipesan melalui akun Instagram mereka di @bonsayy.id.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....