Kreasi Tiga Sahabat dalam Bisnis Minuman Coklat
- 30 Okt 2024 15:07 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Tiga anak muda kreatif asal Serang, Daffa, Wahyu, dan Amar, berhasil menciptakan bisnis minuman coklat bernama “Dulu Chocolate,” yang telah berjalan sejak 25 Mei 2023. Berawal dari kecintaan mereka pada coklat, brand ini muncul sebagai alternatif minuman yang identik dengan rasa coklat asli. Ide awal bisnis ini sebenarnya dimulai oleh Wahyu bersama rekannya yang lain, namun karena sempat vakum, Daffa pun bergabung dan mengajak Wahyu untuk kembali menghidupkan bisnis tersebut pada Agustus tahun lalu.
"Saya tertarik dengan bisnis coklat ini, karena di Kota Serang persaingan bisnis coklat tidak sekuat kopi, sehingga saya tertarik untuk mengajak Wahyu kembali membangkitkan bisnisnya dan saya bergabung di bisnis ini," ucap Daffa.
Konsep bisnis yang berbeda membuat "Dulu Chocolate" tidak hanya fokus pada minuman coklat dingin. Seiring berjalannya waktu, mereka merencanakan untuk memperluas produk, termasuk minuman panas berbasis coklat dan kudapan lain seperti brownies atau puding berbahan dasar coklat. Hal ini pula yang mendasari perubahan nama dari awalnya "Es Coklat Dulu" menjadi "Dulu Chocolate," dengan tujuan agar brand mereka dapat mencakup produk-produk coklat lain di luar minuman.
Amar, yang awalnya hanya membantu dalam sesi pemotretan produk sebagai portofolio, akhirnya tertarik untuk bergabung setelah melihat potensi dan antusiasme dari teman-temannya. “Kebetulan saya fotografer freelance, dan awalnya saya hanya bantu-bantu saja, tapi keterusan sampai sekarang. Saya senang bisa ikut mengembangkan bisnis ini,” tutur Amar. Selain berperan sebagai owner, Amar juga menjadi bagian penting dalam membangun visual brand “Dulu Chocolate” agar lebih dikenal publik.
Brand “Dulu Chocolate” juga memiliki slogan unik, yaitu “Coklat dulu aja, urusan lain pikir nanti,” yang menonjolkan kesan santai dan dekat dengan kehidupan masyarakat. Menurut Wahyu, nama “Dulu Chocolate” sendiri diambil karena kata “dulu” sering digunakan dalam percakapan sehari-hari masyarakat Indonesia. “Misalnya ‘minum dulu’, ‘santai dulu’. Kami ingin brand ini akrab di telinga masyarakat,” ujarnya.
Dengan jumlah persaingan yang lebih sedikit dibanding bisnis kopi, mereka optimistis bisa menghadirkan minuman coklat yang berkualitas tinggi dengan konsentrasi coklat asli yang lebih kuat. Wahyu menambahkan, “Kami ingin memperkenalkan rasa asli coklat yang cenderung pahit, bukan hanya manis seperti minuman coklat kebanyakan.” Melalui “Dulu Coklat,” ketiga sahabat ini berharap dapat menghadirkan pilihan minuman coklat berkualitas dan menjadi pilihan favorit pecinta coklat di Serang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....