Berawal dari Kepedulian, Mahasiswi Untirta Dirikan Komunitas Berlabuh Kasih

  • 15 Jun 2026 11:13 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang – Berawal dari kepedulian terhadap kesenjangan pendidikan yang masih dialami sebagian anak di Indonesia, seorang mahasiswi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Bunga Mutiara, mendirikan komunitas sosial Berlabuh Kasih. Bunga yang saat ini menempuh pendidikan di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris semester VI Untirta mengatakan, komunitas tersebut lahir dari pengaruh lingkungan keluarga.

Sejak kecil, ia terbiasa melihat orang tuanya terlibat di berbagai kegiatan sosial sehingga tergeraklah jiwa sosialnya untuk berkontribusi bagi masyarakat, terutama di dunia pendidikan. “Pendidikan itu kunci dari segalanya. Kesempatan di dunia pendidikan juga belum merata, Saya ingin lebih memperhatikan adik – adik yang mungkin belum mendapatkan kesempatan yang sama,” ujarnya saat ditemui dalam kegiatan Baca Ngerti Cerita (BATITA), Minggu, 14 Juni 2026.

Menurutnya, Berlabuh Kasih tidak hanya berfokus pada pendidikan akademik, tetapi juga memberikan perhatian terhadap kesehatan mental, kreativitas, serta pengembangan karakter anak. Komunitas yang berdiri sejak 2025 tersebut secara rutin telah menggelar berbagai kegiatan sosial dan edukatif di wilayah Serang dan Cilegon.

Komunitas ini juga kerap kolaborasi dengan komunitas sosial lain maupun dinas sosial di kota Serang untuk menjangkau lebih banyak penerima manfaat. Bunga menjelaskan, sasaran utamanya adalah anak – anak yang membutuhkan ruang belajar tambahan di luar lingkungan sekolah. Kegiatan yang dilakukan tidak hanya belajar bersama, tetapi juga permainan edukatif, pengembangan kreativitas, hingga program literasi yang dirancang agar anak – anak dapat belajar dengan cara yang menyenangkan.

“Harapannya anak – anak tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga merasa didengar, diperhatikan, dan memiliki ruang untuk berkembang,” katanya.

Ia juga berharap semakin banyak anak muda yang tergerak untuk mengambil peran dalam bidang sosial dan pendidikan. Menurutnya, perubahan besar dapat dimulai dari langkah – langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....