Program GENTING Diandalkan Turunkan Stunting di Banten

  • 13 Agt 2025 10:23 WIB
  •  Banten

KBRN, Serang: Gubernur Banten mengapresiasi inovasi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) yang mampu menurunkan prevalensi stunting dari 24 persen pada 2023 menjadi 21,1 persen di 2024. Ia menilai keberhasilan ini bukti kerja sama lintas sektor yang harus dilanjutkan lebih cepat.

Kepala Perwakilan BKKBN Banten, Rusman Efendi, membacakan sambutan Kepala Kemendukbangga, Wihaji, terkait capaian Bangga Kencana 2024 di Banten. Beberapa indikator yang dicapai yakni TFR 1,98, ASFR remaja 13,9 per 1.000 WUS, dan 97,4 persen Kampung KB berstatus mandiri.

Hingga Juli 2025, program GENTING telah membantu 15.068 sasaran dengan dukungan Rp 2,68 miliar dari 354 orang tua asuh. Sementara itu, TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak) menjangkau 78,26 persen lokasi target, SIDAYA (Lansia Berdaya) mencatat 98,17 persen anggota BKL aktif, dan GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia) mencapai 100% keterlibatan komunitas ayah di beberapa indikator.

Rusman menegaskan Rakorda bukan sekadar forum evaluasi, tetapi momentum menyatukan visi pusat dan daerah. “Target kita bukan angka, tetapi perubahan nyata bagi keluarga Indonesia,” ujarnya.

Rakorda juga mengukuhkan Ayah Bunda GenRe dan OTA GENTING untuk kepala daerah se-Banten, penyerahan DAK Subbidang KB 2025, serta sembilan MoU dengan perguruan tinggi dan mitra strategis. Panel diskusi juga digelar membahas peta jalan kependudukan dan percepatan penurunan stunting.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....