Menteri BKKBN Ajak Masyarakat Kolaborasi Cegah Stunting di Lebak
- 31 Okt 2024 11:38 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI, Wihaji dalam kunjungannya ke Kabupaten Lebak pada Rabu (30/10/2024), mengajak pemerintah daerah dan masyarakat untuk bekerja sama dalam upaya pencegahan stunting.
Menteri menyampaikan pentingnya kolaborasi antara lembaga kesehatan, kader Posyandu, dan pihak-pihak terkait untuk menurunkan angka stunting di wilayah Kabupaten Lebak.
"Kita harus mulai bergerak bersama, dari kader Posyandu hingga petugas di tingkat desa untuk memberikan layanan kesehatan dan gizi yang lebih baik," ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Menteri BKKBN menekankan perlunya pemantauan intensif terhadap anak-anak yang berisiko stunting. Langkah-langkah seperti pemberian makanan tambahan, pemeriksaan kesehatan ibu hamil, dan layanan kontrasepsi gratis turut diberikan sebagai upaya mendukung kesehatan ibu dan anak.
"Dengan pendekatan ini, diharapkan masyarakat dapat memahami pentingnya gizi seimbang dan pemeriksaan kesehatan secara berkala, khususnya bagi ibu hamil dan anak balita," ucap dia.
Wihaji juga meminta pemerintah daerah, melalui data yang diperoleh, diharapkan dapat memprioritaskan wilayah yang paling memerlukan intervensi guna mengatasi stunting. Wihaiji juga menyatakan data menjadi kunci penting dalam memastikan intervensi yang tepat sasaran, sehingga upaya ini dapat lebih efektif.
"Saya minta Pak Bupati dan tim untuk mengidentifikasi desa mana yang paling membutuhkan, agar bisa kita lakukan treatment dengan optimal," katanya.
Wihaji menyebut pentingnya pengawasan tumbuh kembang anak dari usia dini menjadi fokus utama dalam agenda BKKBN. Ia menjelaskan, salah satu cara mencegah stunting adalah dengan memperhatikan gizi ibu hamil dan pola makan anak sejak lahir hingga usia remaja.
"Hal ini bertujuan agar anak-anak dapat tumbuh dengan IQ optimal, menjadi generasi penerus bangsa yang sehat dan cerdas, dan pada akhirnya, menjadi generasi emas yang berkualitas," tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....