Bupati Pandeglang Lepas SSB Badak Muda ke Turnamen Nasional

  • 20 Jun 2026 10:28 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Pandeglang – Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, melepas keberangkatan delegasi pesepak bola usia dini dari Sekolah Sepak Bola (SSB) Badak Muda kelompok umur 10 tahun (U-10) dan 11 tahun (U-11). Upacara pelepasan para talenta muda yang akan bertolak menuju Provinsi Lampung tersebut dilangsungkan di Aula Pendopo Kabupaten Pandeglang, Jumat 19 Juni 2026, guna mengikuti turnamen bergengsi Garuda Anak Indonesia Seri Nasional.

Bupati Dewi memberikan wejangan dan suntikan motivasi agar para atlet cilik binaan daerah ini tampil percaya diri tanpa memikul beban psikologis yang berat di lapangan hijau. Pemerintah Kabupaten Pandeglang memandang partisipasi di tingkat pusat ini bukan sekadar mengejar trofi juara, melainkan sarana krusial untuk melatih kemandirian, kedisiplinan, serta mengasah mentalitas juara sejak dini.

"Kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan, melainkan proses pembelajaran dan pengembangan diri yang akan membentuk mereka menjadi atlet profesional di masa depan. Saya berharap para atlet dapat menjaga sportivitas, disiplin, dan nama baik daerah selama mengikuti pertandingan," ujar Bupati Dewi, Jumat 19 Juni 2026.

Kepala Sekolah Sepak Bola (SSB) Badak Muda, Oji, perhelatan sepak bola skala nasional ini dijadwalkan bergulir secara intensif selama tiga hari, terhitung dari tanggal 19 hingga 21 Juni 2026 di Lampung. Manajemen mengonfirmasi total kekuatan yang dikerahkan berjumlah 28 pemain pilihan, kuota tersebut dibagi secara proporsional dengan komposisi masing-masing 14 anak untuk kategori kelompok umur U-10 dan U-11.

Lebih lanjut Oji menjelaskan, pada seri nasional kali ini, Provinsi Banten hanya meloloskan dua perwakilan tim terbaik, yaitu unit SSB Badak Muda perwakilan Pandeglang serta skuad Persigon. Pihak manajemen secara realistis tidak mematok target juara yang terlalu tinggi demi menjaga psikologis anak-anak agar tetap bermain lepas dan gembira.

Penyerapan jam terbang serta atmosfer kompetisi makro dinilainya jauh lebih esensial sebagai modal fundamental untuk mengevaluasi kemampuan teknik, taktik, dan ketahanan fisik para atlet jangka panjang. “Kami membawa masing-masing 14 atlet untuk kategori usia 10 tahun dan 14 atlet untuk kategori usia 11 tahun. Total ada 28 atlet yang akan bertanding mewakili Pandeglang dan Banten,” ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....