Wagub Dimyati Buka Kejurda Sepakbola Mini Pelajar Banten

  • 31 Mei 2026 13:56 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah membuka Kejuaraan Daerah (Kejurda) Sepakbola Mini Pelajar se-Banten Tahun 2026 di Lapangan Mini Soccer Universitas Pamulang, Kota Serang, Sabtu 30 Mei 2026. Kejuaraan tersebut diikuti pelajar dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Banten.

Kegiatan itu menjadi ajang pembinaan atlet usia muda sekaligus sarana menumbuhkan semangat olahraga di kalangan pelajar. Pemerintah Provinsi Banten mendukung penyelenggaraan kejuaraan sebagai bagian dari pengembangan olahraga daerah.

Dimyati mengatakan olahraga sepakbola memiliki banyak nilai positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain melatih kemampuan fisik, sepakbola juga mengajarkan kerja sama, disiplin, dan tanggung jawab.

Menurutnya, karakter tersebut penting dimiliki generasi muda untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Karena itu, pembinaan olahraga harus terus diperkuat sejak usia dini.

“Sepakbola mengajarkan kerja sama tim. Tidak ada pemain yang bisa bermain sendiri untuk meraih kemenangan. Dibutuhkan kekompakan, kedisiplinan, keuletan, dan semangat kebersamaan,” ujarnya.

Ia mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung. Kemenangan maupun kekalahan harus diterima sebagai bagian dari proses belajar.

Semangat berlatih dan terus berkembang menjadi hal yang lebih penting untuk diraih. Menurut Dimyati, sepakbola mini tetap membutuhkan koordinasi yang baik meskipun dimainkan dengan jumlah pemain yang lebih sedikit dibanding sepakbola konvensional.

Para peserta dituntut mampu membangun komunikasi dan kekompakan di lapangan. Hal itu menjadi modal penting dalam membentuk karakter atlet muda.

Kejuaraan tersebut diharapkan dapat melahirkan pemain-pemain potensial dari Banten. Ketua KSMI Pusat Yan Mulia Abidin mengapresiasi pelaksanaan Kejurda Sepakbola Mini di Banten.

Ia menyebut Banten sebagai provinsi pertama yang menyelenggarakan kejuaraan daerah sepakbola mini secara khusus di Indonesia. Menurutnya, cabang olahraga tersebut memiliki karakteristik tersendiri yang berbeda dari futsal maupun sepakbola konvensional.

Seluruh peserta juga diajak menjaga sportivitas selama kompetisi berlangsung. Apresiasi juga disampaikan Wakil Ketua II KONI Banten Delpion.

Ia menilai kejuaraan tersebut menjadi langkah strategis dalam menjaring atlet-atlet potensial di cabang olahraga sepakbola mini. Menurutnya, olahraga itu memiliki peluang besar untuk berkembang hingga tingkat nasional.

Pembinaan yang berkelanjutan dinilai mampu melahirkan atlet berprestasi dan berdaya saing. Ketua KSMI Banten Abdul Salam mengatakan kejurda menjadi langkah awal untuk memperkuat pembinaan atlet melalui berbagai kegiatan olahraga.

Ia mengucapkan terima kasih kepada pelatih, ofisial, dan seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kejuaraan tersebut. Berbagai kekurangan yang masih ada akan menjadi bahan evaluasi untuk pelaksanaan berikutnya.

Ke depan, KSMI Banten berkomitmen menghadirkan kegiatan yang lebih baik dan lebih maksimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....