Stadion Badak Jadi Magnet Pertumbuhan Klub Lokal

  • 26 Mei 2026 11:25 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Pandeglang – Kehadiran Stadion Badak di Kelurahan Saruni, Kecamatan Majasari, Pandeglang sukses memicu ledakan pertumbuhan klub sepak bola amatir secara masif di tingkat kampung hingga pelosok kecamatan. Fasilitas olahraga kebanggaan daerah ini menjadi stimulus utama bagi bangkitnya gairah pemuda dalam mendirikan perkumpulan sepak bola baru.

Tokoh Sepak Bola Kabupaten Pandeglang, Mustandri, mengungkapkan data lonjakan kuantitas klub yang berkembang sangat pesat pasca-optimalisasi stadion. Ia menyebut jumlah perkumpulan sepak bola di Pandeglang tercatat melonjak tajam dari yang semula hanya berjumah 50 klub kini menembus angka 100 klub lebih.

"Dengan adanya stadion ini, jadi banyak sekarang tiap-tiap kecamatan, tiap-tiap kampung mendirikan klub-klub. Terakhir mencatat sudah seratus lebih klub dari sebelumnya hanya lima puluh klub," kata Mustandri, Selasa 26 Mei 2026.

Para pesepak bola amatir dari berbagai wilayah disebutnya saat ini rutin menggelar agenda latihan mandiri di lapangan kecamatan masing-masing. Adapun fasilitas Stadion Badak diposisikan secara khusus sebagai arena sakral untuk menggelar pertandingan resmi maupun turnamen skala besar.

Infrastruktur pendukung berupa jogging track modern yang melingkari lapangan utama juga dinilainya daya tarik kompleks olahraga ini. Lintasan atletik tersebut dilapisi material standar olah tubuh guna menunjang latihan akselerasi fisik secara aman.

Plt. Kepala Bidang Olahraga pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pandeglang, Karna Suyana mengatakan sokongan sirkulasi pembinaan sepak bola terus dilakukan melalui penyaluran dana hibah kepada jajaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pandeglang. Langkah intervensi anggaran diharapkannya dapat menjaga roda organisasi kepemudaan dan asosiasi cabang olahraga tetap berjalan konsisten.

Menurut Karna kemegahan Stadion Badak ini membuat semua pesepak bola zaman dulu memiliki ambisi besar untuk bisa merumput di lapangan utama. Kerinduan akan atmosfer pertandingan yang kompetitif menjadi alasan utama tiap-tiap kecamatan berbondong-bondong mendaftarkan klub mereka kesetiap pertandingan yang diadakan dilokasi tersebut.

"Semua ingin, dulu itu pengen main di sini karena stadion ini adalah stadion kebanggaan Kabupaten Pandeglang yang begitu bagus dan representatif," katanya.

Perkembangan kuantitas klub yang mencapai dua kali lipat ini diharapkannya menjadi modal awal bagi kebangkitan prestasi olahraga Pandeglang di tingkat regional maupun nasional. Manajemen pengelolaan yang terbuka dinilai Karna menjadi daya dukung utama bagi keberlanjutan pembinaan talenta muda lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....