Tagana dan Donatur Kolaborasi Atasi Kekeringan Pandeglang
- 13 Agt 2024 10:34 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Pandeglang mengalami kekeringan yang telah berlangsung sejak awal Agustus 2024. Anggota Tagana Banten. Ade Mulyana dalam Dialog Pagi di RRI, Selasa (13/8/2024) melaporkan bahwa krisis air bersih terutama melanda Kecamatan Sukaresmi, termasuk Desa Pasir Kadu, Desa Sukaresmi, dan Bang Kampil. "Sebanyak 11 kampung di Desa Sukaresmi mengalami kekurangan air bersih," ujar Ade.
Tagana Banten bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pandeglang untuk menanggulangi situasi ini. Ade menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan BPBD untuk mengirimkan air bersih ke daerah-daerah terdampak. "Kami juga mempersiapkan personil Tagana untuk terjun langsung ke lapangan," katanya.
Selain itu, Tagana menggandeng berbagai donatur untuk mendukung upaya penanggulangan kekeringan. "Kami berkolaborasi dengan donatur, seperti Pondok Pesantren Madinah, untuk membantu masyarakat yang terdampak," kata Ade.
Distribusi air bersih dilakukan dengan menggunakan mobil operasional yang mengambil air dari Labuan. "Air bersih didistribusikan kepada masyarakat dalam galon 20 liter, disesuaikan dengan kebutuhan setiap keluarga," katanya.
Kekeringan ini menjadi tantangan tahunan bagi masyarakat Pandeglang, terutama di daerah-daerah langganan kekeringan. Ade mengakui bahwa kekurangan air bersih mengakibatkan masyarakat harus mengeluarkan biaya ekstra untuk membeli air. "Harga air yang biasa dibeli Rp5.000 kini bisa mencapai Rp10.000 per galon," ujarnya.
Untuk jangka panjang, Tagana berencana mencari sumber mata air yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat setempat. "Kami berharap dapat menemukan sumber air yang dapat disalurkan ke kampung-kampung untuk mengatasi krisis ini," ujar Ade.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk menghemat penggunaan air bersih selama musim kekeringan ini. "Kami berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam menggunakan air agar tidak terjadi pemborosan," ujarnya. Dengan kolaborasi dan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan Pandeglang dapat mengatasi dampak kekeringan ini dengan baik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....